Friday, October 9, 2015

Aggie Tjetje - RED KANK Skin Care. It's all herbal.


Mungkin kalian belum pernah mendengar tentang brand Red Kank sebelumnya, tapi kalau mendengar tentang ada bapak - bapak yang memiliki gelar akademis terbanyak di Indonesia mungkin pernah ya ???

Sudah ataupun belum, ngga jadi masalah karena aku akan kasih tau apa sih Red Kank itu, dan apa hubungannya dengan bapak - bapak bergelar akademis terbanyak itu. Oke, here we go.


TENTANG PENEMU RED KANK

Bapak yang aku maksud diatas adalah Dr. Aggi Tjte Tje, beliau Lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 April 1950. Mendapatkan gelar pendidikan dari berbagai  perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri, karenanya ia pun memperoleh penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk prestasi meraih gelar akademis multidisiplin terbanyak di Indonesia. 


Selain itu, banyak pula penghargaan lainnya yang ia peroleh antara lain Ketua Wanhankamnas, Kasad, Kapolri, Kejagung, the World Fellowship of Buddhists. Dengan pengetahuan multidisiplin yang dimilikinya, selain sebagai founder Red Kank, beberapa profesi pun digelutinya seperti rektor, dosen, konsultan hukum, konsultan bisnis, ketua yayasan, ketua koperasi, pimpinan perusahaan, dan lainnya.


TENTANG RED KANK

Pada tahun 1997, anak Dr. Aggi Tjte Tje terkena kanker parotis. Dr. Aggi Tjte Tje kemudian membawa anaknya tersebut ke salah satu rumah sakit pusat kanker indonesia yang ada di Jakarta. pihak rumah sakit merekomendasikan dilakukan operasi untuk membuang kanker. Dr. Aggi lalu meminta second opinion ke Rumah Sakit Singapore dan Beijing tumor hospital, Tiongkok. Kedua tempat ini merekomendasikan tambahan bahwa kalenjar liur yang sebagai pertahanan kepala dibuang dan bahkan ditambah urat yang ada di leher di buang. Pihak rumah sakit juga mengatakan tidak ada jaminan kesembuhan. Karena merasa pengobatan menjadi beresiko dan tidak ada jaminan kesembuhan, Dr. Aggi T. Memilih pengobatan tradisional yang dia racik. Setelah satu tahun pengobatan berjalan, kanker tersebut hilang sehingga semua keluarga menjadi sangat senang.

Untuk mengetahui khasiat dan pembuktian bahwa obat ini aman, akhirnya obat di uji di laboratorium uji, Tiongkok. Ternyata obat ini lebih manjur daripada tulang rawan ikan hiu (Shark cartilage) yang telah menjadi primadona sebagai obat kanker/tumor di negara-negara barat. Di samping itu, lewat uji toksisitas, obat ini aman untuk di konsumsi.

Ketika Obat Herbal Red Kank Bermanfaat Untuk Orang Lain Akhirnya, obat herbal Red Kank mendapatkan nomor registrasi dari dinas kesehatan pada tahun 2000. Pada waktu itu, obat masih berbentuk serbuk dan sangat pahit sehingga banyak orang - orang yang pengobatannya gagal karena menghentikan konsumsi obat akibat tidak tahan dengan rasa pahitnya. Akhirnya, dibuatlah Obat herbal Red Kank dalam bentuk kapsul untuk memudahkan dan lebih praktis. Ribuan orang telah tertolong sampai sekarang. Saat ini, produk obat herbal Red Kank telah berbentuk obat racikan dan obat secara umum. Broad spectrum adalah obat secara umum. Tetapi misalnya untuk kanker paru - paru, bisa dibuatkan racikan khusus. Untuk pengobatan kista, berdasarkan pengalaman semua sembuh tanpa harus melakukan operasi.

Semua obat herbal yang diramu oleh Panti Pengobatan Tradisional Tian Da Ren Tang dari Fakultas Usadha (Pengobatan Tradisional) Institut Agama Buddha Nasional Buddhasasana Divyarajya (FU - IABN BUDI) bersifat OBAT (MEDICINE), bukan sekedar sebagai jamu tradisional yang biasanya hanya berfungsi sekedar sebagai obat promotif (peningkat kesehatan) yakni tonikum (pembugar) atau roborantia (penegar atau penguat). Sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia / BPOMRI (d/h. Depkes RI), ada 3 kategori obat tradisional, yakni : Jamu, Obat Herbal Terstandar (Standardized Herbal Medicines), dan Fitofarmaka.

Khusus untuk Obat Dewa Red Kank Premium dan Super, maka berdasarkan statusnya, obat ini seyogyanya tergolong sebagai Obat Herbal Terstandar karena telah diuji khasiat dan keamanannya secara praklinik di China, dengan hasil yang amat memuaskan. Jadi, ramuan ini berstatus OBAT bukan jamu. Pada masa lalu, Departemen Kesehatan tidak membedakan jenis obat tradisional sehingga hanya ada satu klasifikasi saja yakni jamu, maka obat ini pun digolongkan sebagai jamu. 

Semua jenis obat tradisional yang diracik ini, bersifat eksklusif untuk pasien yang berobat ke Panti Pengobatan Tradisional Tian Da Ren Tang saja, tidak ditujukan untuk umum kecuali Obat Dewa Red Kank Super dan Obat Luar Red Kank yang memang telah diproduksi dan dipasarkan sejak 13 tahun yang lalu dan telah dikenal baik oleh masyarakat. Hingga kini, FU - IABN BUDI telah berhasil menemukan 12 jenis obat - obatan tradisional, yakni untuk pengobatan penyakit kanker, penyakit jantung termasuk penyakit jantung koroner (PJK), struk, hipertensi, diabetestrigliseridakolesterolasam uratkistalemah syahwatobesitasfatiguelesupanas dalammasuk anginambeiengastritis (penyakit maag), kesemutansyaraf terjepit, dan lain - lain.

Di samping obat dalam (per oral), juga ditemukan obat luar topikal untuk keperluan pengobatan berbagai penyakit kulit termasuk penyakit kanker kulit, luka diabetes, dan macam-macam dermatitis seperti eksim, liken, alergi, urticaria, psoariasis, cacar, herpes, juga berbagai gangguan pada kulit seperti keriput, pembesaran pori kulit, jerawat, noda (flek) hitam, kantung cairan pelupuk bawah mata, rambut rontok, alopecia (kebotakan), vitiligo, dan luka bakar oleh panas maupun bahan kimia, serta sengatan atau gigitan serangga. Bentuk sediaan obat topikalnya terdiri atas salep, krim, krim muka, bedak, masker, shampoo, hair tonic, facial wash, facial tonic, sabun batang, sabun cair, minyak urut, arak gosok, balsam, koyo, dll. Panti Pengobatan Tradisional Tian Da Ren Tang akan senantiasa meningkatkan mutu obat herbalnya melalui penelitian (Research & Development / R&D) yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

----------------------------------------------

Karena keberhasilannya dengan berbagai racikan herbal untuk mengobati penyakit - penyakit, maka Dr. Aggi Tjte Tje kembali maracik hebal yang berguna untuk kecantikan kulit dan rambut. Salah satu produknya adalah facial wash, krim wajah, toner, masker, dan saya berkesempatan menggunakan produk - produk tersebut. Yuk, kita bahas satu - satu produknya dan apa keistimewaannya.


RED KANK XI LIAN (FACIAL WASH)
POM TR. 133 668 701


Harga : 
Rp. 150.000,- (100 ml)

Khasiat :
Membantu membersihkan dan memelihara kesehatan kulit muka

Aturan Pakai :
Oleskan pada kulit muka dan leher. 
Agar hasilnya lebih optimal tunggu sampai minimal 3 menit baru dibilas


Komposisi :
Tiap botol mengandung ekstrak yang setara dengan

Visci Herba 9%, Loranthi Herba 9%, Andrographidis Herba 7%, Arecae Semen 8%, Sappan Lignum 4%, Leonuri Herba 8%, Plantaginis Herba 12%, Selaginellae Herba 7%, Baeckeae Folium 4%, dll sampai 100%

Cara Penyimpanan :
Simpanlah di tempat yang sejuk dan kering. Mengingat cairan obat luar ini tidak mengandung bahan pengawet sintetik kimiawi, maka sebaiknya simpan di dalam lemari pendingin.


Review :
Setelah aku pake produk ini, yang bisa aku sampaikan adalah overall sabun ini cukup melembabkan, ngga membuat kering di kulit wajah aku (seperti ketarik), aromanya khas sekali aroma jamu - jamuan, yang aku sendiri tidak masalah dengan aromanya. Karena beberapa lama setelah cuci muka, aromanya hilang dengan sendirinya.

Kemasannya sangat rentan pecah, karena kemasannya terbuat dari kaca dan cukup berat. Jadi tidak travel friendly, kalau mau berpergian saya harus memindahkan sebagian produk kedalam kemasan lain yang lebih kecil dan ringan. Pumpnya juga agak keras, jadi harus ekstra hati - hati ketika menggunakannya, agar produk tidak terlepas dan jatuh.


Tekstur dari sabun ini cair dan berwarna coklat kehitaman, mungkin ini warna yang dihasilkan dari percampuran berbagai helbal diatas. Busanya hampir tidak ada, itu artinya produk ini tidak menggunakan detergen sebagai campurannya (detergen menghasilkan busa pada sabun). Penggunaan 1 pump sudah cukup untuk diseluruh area wajah dan leher.

Sewaktu diapakai mungkin rasanya seperti tidak bersih (biasanya aku mengulangi cuci muka lagi dengan 1/2 pump saja). Tapi so far efektif membersihkan kulit wajah saya.
----------------------------------------------

FACIAL TONIC (BU LIAN) RED KANK
POM TR. 133 668 771


Harga :
Rp. 150.000,- (30 ml)

Indikasi :
Membantu membersihkan dan memelihara kesehatan kulit muka dan leher

Aturan Pakai :
Balurkan pada kulit muka dan leher


Komposisi :
Tiap botol mengandung

Visci Herba 0.009 mg, Loranthi Herba 0.009 mg, Andrographidis Herba 0.0007 mg, Arecae Semen 0.008 mg, Sappan Lignum 0.004 mg, dll sampai 100 %

Cara Penyimpanan :
Simpanlah di tempat yang sejuk dan kering. Mengingat cairan obat luar ini tidak mengandung bahan pengawet sintetik kimiawi, maka sebaiknya simpan di dalam lemari pendingin.


Review :
Packaging produk ini lebih ringan dari pada packaging untuk facial wash, karena terbuat dari plastik. Mengeluarkan produknya dengan cara ditekan, hanya saja saat pumpnya ditekan, dari sela - sela kemasan ada produk yang ikut keluar (jadi agak tercecer).


Teksturnya cair sekali, berwarna coklat dengan aroma yang menyengat, seperti ada aroma ebi (udang kering) dan agak seperti angciu (bumbu masak yang dibuat dari fermentasi tape). Jadi ketika dipakai wajahku beraroma masakan, aku sendiri tidak terlalu terganggu dengan aromanya tapi agak aneh juga kadang - kadang hahahhahhaa.

Efek yang diberikan ketika digunakan adalah segar, karena aku menyimpannya juga di kulkas jadi lebih segar. Aku merasakan ada kesegaran alkohol seperti di toner - toner pada umumnya, jadi waktu digunakan ada sedikit sensasi dingin. So far aku tidak mengalami perubahan berarti ketika digunakan di wajah, ya mungkin butuh lebih banyak waktu untuk mendapatkan hasilnya.
----------------------------------------------

KRIM  MUKA RED KANK
POM TR. 133 769 981


Harga :
Rp. 200.000,- (15 gr)
Rp. 300.000,- ( 20 gr)

Indikasi :
Membantu meredakan keluhan di kulit

Ratakan Bopeng, Kencangkan Otot Kulit, Ciutkan Pori Kulit Muka, Lenyapkan Komedo & Minyak, Cegah Dampak Sinar Matahari, Lenyapkan Kantong Cairan Kelopak Bawah & Atas Mata, Hilangkan Jerawat & Flek, Cerahkan Warna Kulit Muka

Kontra Indikasi :
Tidak boleh digunakan secara bersamaan dengan bedak atau kosmetik lain

Aturan Pakai :
Oleskan tipis-tipis sehari 2 - 4 kali pada kulit wajah
oleh digunakan pada siang hari maupun malam hari

Komposisi :
Tiap 10 gr krim mengandung

Loranthi Herba 0.012 mgLoranthi Herba 0.012 mgAndrographidis Herba 0.093 mgArecae Semen 0.107 mgArecae Semen 0.107 mgSappan Lignum 0.005Leonuri Herba 0.011 mgCream base 9,8 gr, dll

Cara Penyimpanan :
Simpanlah di tempat yang sejuk dan kering. Mengingat cairan obat luar ini tidak mengandung bahan pengawet sintetik kimiawi, maka sebaiknya simpan di dalam lemari pendingin.


Review :
Produk ini cukup melembabkan kulitku dan memang sangat ampuh untuk jerawat juga kulit yang kemerahan. Sebelum aku pakai produk ini aku sedang ada kegiatan dan menginap di satu Villa di puncak yang sepertinya tidak menganti seprainya sebelum ditempati oleh penyewa lain (karena ini kegiatan retreat jadi ya sudah pasrahlah apa boleh buat).

Intinya aku tidur di kasur dengan seprai yang kotor *eww... (sepertinya sebelumnya yang menginap adalah anak - anak). jadi bagian area pipi sebelah kiri (dibawah mata) gatal sekali, lama - lama bengkak. Anehnya akhirnya bengkak ini jadi jerawat dan rasanya sakit. Setiap malam saya oleskan krim muka Red Kank ini dengan jumlah yang lebih banyak untuk bagian itu dan sekitaran seminggu jerawatnya pecah, kempes dan sembuh dengan tidak meninggalkan bopeng. Tapi bekas noda hitamnya masih ada, dan tidak hilang sampai sekarang hahahhha (sulit nampaknya).



Dua minggu lalu saat jerawat bermunculan karena menggunakan beberapa produk kosmetik di counter yang gak banget (gak bersih, dan aku agak ragu dengan masa expirednya)

Untuk kantung mata, ngga pengaruh di aku. Kantung mata aku tetep ada dan tidak berubah, mungkin karena kantung mata aku genetik dan pola tidur aku yang ngga karuan. Sementara untuk komedo, dibagian pipi sedikiiittttt berkurang (tapi akan muncul lagi saat salah mengaplikasikan makeup, dll), hanya di bagian hidung, kening, dan dagu masih podo wae, hiksssss.


Update 12 Oktober 2015 setelah 2 minggu penggunaan Krim Muka Red Kank 

Aku tidak pernah menggunakan Red Kank di siang hari, karena krimnya tidak bisa dicampur dengan produk lainnya. Dan wanginya yang jamu sekali lalu saat mengaplikasikannya wajah kita akan sedikit lebih gelap karena krimnya berwarna coklat tua jadinya tidak memungkinkan menggunakannya keluar rumah hahhahahhahha.


Before - After (setelah penggunaan selama dua minggu), tapi ada beberapa jerawat baru yang muncul karena hormon (sedang dalam siklus menstruasi) 

Untuk menghilangkan (mengempeskan) jerawat memang ampuh, tapi keuntungan lainnya sayangnya kurang saya rasakan, mungkin butuh waktu yang lebih lama untuk menggunakannya baru wajah saya bisa benar - benar bersih.
----------------------------------------------


RED KANK MASKER
POM TR. 133 269 961


Harga :
Rp. 125.000,- (30 gr)

Jadikan kulit lebih cerah dan lebih putih serta hilangkan flek hitam dengan meggunakan masker ini secara teratur selama beberapa bulan

Indikasi :
Ratakan Bopeng, Kencangkan Otot Kulit, Lenyapkan Minyak Berlebih, Haluskan Kulit, Ciutkan Pori, Hilangkan & Cegah Jerawat, Lenyapkan & Cegah Flek, Cerahkan Warna Kulit & Cegah Hiperpigmentasi, Cegah Keriput Akibat Penuan Dini.

Aturan Pakai :
Ambillah 5 gr Serbuk Masker ini atau secukupnya. Campurkan dengan beberapa tetes air sehingga terbentuk cairan kental, lalu dengan menggunakan sikat gigi atau kuas, laburkan cairan Masker pada kulit & leher. Untuk mendapatkan perawatan maksimal maka sebelum memakai masker ini, bersihkan kulit dengan Red Kank Xi Lian (Facial wash)

Komposisi :

Tiap 100 ml mengandung
Tiap cupu mengandung ekstrak yang setera dengan

Visci Herba 9%, Arecae Semen 8%, Sappan Lignum 4%, Leonuri Herba 8%, Plantaginis Herba 12%, Selaginellae Herba 7%, Baeckeae Folium 4%, Imperatae Rhizoma 14%, dll

Cara Penyimpanan :
Simpanlah di tempat yang sejuk dan kering


Review :
Tekstur produk ini seperti masker pada umumnya, dengan aroma mirip seperti krim muka, hanya saja aromanya samar jadi tidak mengganggu. Ketika dicampurkan dengan air makan akan berubah menjadi seperti bubur (jangan terlalu banyak airnya, karena nantinya akan jadi sangat cair). Harus cepat dioleskan ke wajah dengan menggunakan kuas (agar lebih mudah) kalau keburu dingin nanti maskernya berubah menjadi seperti jelly.


Ketika mengering masker ini akan sangat kering dan kulit terasa kencang, kalau aku sukaaaaa sekali mengelupasi bagian masker dengan tangan, jadi kulit - kulit mati atau bahkan komedo - komedo seperti ikut terangkat, meskipun sebaiknya dibasuh dengan anduk atau air hangat saja.

Setelah pemakaian memang berasa lebih bersih dan lebih kencang juga segar. Tapi sekali dua kali pemakaian tidak akan terlihat hasilnya untuk membersihkan kulit. Semua harus dilakukan dengan rutin setiap hari.

----------------------------------------------


Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan klik :




Terima kasih sudah mampirrrr,, tungguin post - post berikutnya yaaaa.. Have a good day..

TWITTER   |   INSTAGRAM   |   Google+

5 comments:

  1. Halo! Salam kenal ya, aku juga abis nyobain RedKank nih, dan so far suka juga dengan hasilnya ^^

    Mau saling follow?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Noniq, salam kenal juga...
      Aku udah follow kamu yaaa.. :) Makasih sudah mampir.

      Delete
  2. Kode banget itu jerawat gara2 make up konter. Did i know the story? hehehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benerrrr Tutyku sayang, kalau komedo, eyebag, kusam emang gue bangetttt. Tp jerawat 2 ini muncul pas itu....
      Tapi gapapa biar ada contoh realnya krim muka ini emang mengempeskan (ngga ada mateng gitu jerawatnya tapi kempes), tapi noda masih ada sih emang.

      Delete
  3. Hmm efek perubahan dari jerawat lebih berasa ya banding produk lainnya. Patut dicoba nih.
    http://www.aloha-bebe.com/2015/10/serambi-botani-sumbawa-island-horse.html?m=1

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir, silahkan tinggalkan pesan atau pertanyaan. Have a good day *\(^o^)/*

You May Also Like