Friday, October 16, 2015

MyRepublic. My Local Heroes. My Mother Will Always Be My Hero.


Setiap manusia pasti punya kesan terhadap berbagai kejadian dihidupnya, banyak hal atau sosok - sosok yang mungkin bisa jadi inspirasi atau menjadi panutan, atau bahkan menjadi pahlawan untuk kehidupannya, dan saya terkesan dengan pengalaman saya di booth MyRepublic pada bulan lalu, liputannya bisa kamu klik DISINI. MyRepublic, provider baru yang memiliki banyak sekali keistimewaan hadir untuk memenuhi kebutuhan kita akan layanan internet yang lebih baik. 

Banyak hal yang bisa kita lakukan kalau kita punya sambungan internet yang luar biasa cepat, tanpa lag, unlimited, tv biasa yang bisa "disulap" menjadi smart tv, layanan tv cable dengan berbagai channel dan berbagai kemudahan lainnya. MyRepublic memberikan inspirasi untuk aku menulis tentang pahlawan di hidupku, seseorang yang sangat berarti di hidupku. "Made For Minds", tema yang diusung oleh MyRepublic dalam blog competition kali ini. Yuk, baca siapa pahlawan untukku. Dan untuk kamu yang belum tau tentang MyRepublic (ahhhh rugi kalau kamu sampe ngga atau hiihhiii) bisa klik di MyRepublic.

Untuk aku, salah seorang yang akan selalu menjadi pahlawanku sepanjang masa adalah Papa dan Mama. Bagaimana pun keadaan mereka, apapun yang mereka lakukan, mereka akan selalu lakukan yang terbaik untukku. Apa pepatah yang berkata :

"To a girl, a father is her first love"

but

"A daughter is a mother's gender partner, her closest ally in the family confederacy, an extension of her self. 
And mothers are their daughters' role model, their biological and emotional road map, the arbiter of all their relationships"



This is my mother, mama yang suka dengan segala hal yang berhubungan dengan kecantikan, bisa makeup, potong rambut, hair style, sampe dulu sempet punya salon. 

So, let me tell you more about my mother. Why mother ??? Karena aku punya kedekatan yang lebih erat ke mama, mungkin karena kami sama - sama perempuan, jadi lebih mudah untuk saling memahami, dan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan santai tanpa segan ataupun malu.

“Words are not enough to express the unconditional love that exist between a mother and a daughter" 

YESS!!!  Words are not enough but picture picture paints a thousand words kan, so here you go. This is my mother. Mama ini perempuan mandiri, anak kedua dari 10 bersaudara, dengan ayah yang adalah seorang Komisaris Besar Polisi Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Sejak kecil mereka dididik dengan kedisiplinan. Meskipun menjadi anak pejabat pada masanya, yang mendapatkan berbagai keistimewaan, dsb tapi opung mendidik semua anak - anaknya menjadi anak yang mandiri dan berani, juga harus tau diri, harus tau apa yang harus dilakukan, tau tanggung jawab dirumah, dll.

Mamaku ini termasuk orang yang cerdas (ciyeeee mamanya dibangga - banggain, hahhaha ya iyaaalahhhhhh...) dan karena kecerdasannya, waktu SD (bahkan sampai SMP dan SMA, meskipun berpindah - pindah kota) mama bersekolah di sekolah China (jaman dulu di kota Pematang Siantar ada sekolah swasta khusus untuk anak - anak raja dan kaum elite Siantar, ada juga sekolah yang didirikan etnis China, dan ada juga sekolah - sekolah Indonesia). Mama adalah satu - satunya anak Indonesia yang bersekolah disitu. Ahhhh ini yang bikin mama banyak sekali dibully sama anak - anak lainnya karena satu dan lain hal (ya namanya juga anak - anak). Akhirnya mama berfikir "Aku ngga boleh kalah, aku harus pintar, aku harus belajar, biar mereka ngga anggap enteng sama aku". 

Dalam 3 bulan mamaku sudah lancar bahasa China, nah malah sempet keteteran di bahasa Indonesianya hahahahhaaa. Tapi ada hikmahnya, sampai sekarang mama masih bisa hahahhahahaha. Jadi kami bisa dapat harga murah kalau belanja di Mangga Dua hahahhahaha. Sempat dapat beasiswa untuk melanjutkan sekolahnya di RRC, tapi ngga diijinkan sama ayahnya. Huh, sayangnya. Sabar ya ma, semoga Tuhan berkendak kita bisa ke The Great Wall. Yayyyy... (*ngayal aja dulu).

Sekolah China itu sangat disiplin, anak - anak harus datang tepat waktu, duduk rapih, makan siang dengan tertib (jaman dulu sekolah itu ada fasilitas makan siang). Pokoknya mamaku ini bener - bener tau apa yang harus dilakukan, mama punya program untuk hal - hal yang dikerjakannya. Prinsip yang didapat mama saat bersekolah ini selalu diterapkan dalam kehidupannya.


Pipi bulat anak mama 

"Contohlah bagaimana orang China bekerja, mereka selalu mengerjakan sesuatu dengan ulet dan sungguh - sungguh, karena itu mereka bisa sukses"

- My Mother -

Pola kedisiplinan itu pula yang mama juga terapkan kedalam pengajarannya terhadapku. Yaaa... even aku ngga sedisiplin mama (hahahhahah...) at least aku mengerti apa yang baik yang seharusnya dilakukan sebagai perempuan di berbagai kesempatan. Apa tanggung jawab kalau dirumah, kalau misalnya lagi dirumah saudara, bagaimana bersikap ke orang yang lebih tua, atau bagaimana bila sudah menjadi istri kelak (bagaimana aku harus bersikap kepada keluarga suami, mertua dan saudara - saudarinya, dan bagaimana mengurus rumah tangga).


Anak kecil yang tau bergaya ya, hahhahahahha. Chiby - chiby belum lahir aku udah duluan nihhh wekkkkkk.....

Trus? Yang mama kasih nasehat aja??? Gimana nasehat tanpa tindakan??? Weits jangan salah, punya mama yang begini ini anugerah luar biasa. You name it, dandan, hair style, sampe ke facial, dll mama bisa, secara dulu punya salon dan sempat menjadi salah satu pengajar di Viva Cosmetic (AWESOME!!!). Masak??? BEUH, jangan ditanya lagi, sudah pasti SANGAT BISA SEKALI! Nah trus bagaimana dengan baking? Kadang ada yang pinter masak tapi ngga bisa bikin kue. Hahahahha ini lagi, mamaku pinterrrrr banget bikin kue, sampe bikin resep bolu andalan sendiri (dan jadi oleh - oleh yang suka kami bawa kalau ada acara seperti selamatan, lahiran, ulang tahun, arisan, dll).



Aku kecil selalu sama mama, anak mama ??? Ya iyalah, masa anak tetangga hahhahaha
 
Beberapa saudaraku kalau datang, selalu menyempatkan untuk makan dirumah. Meskipun masakannya sederhana dan tentunya bisa juga dimasak sendiri atau dibeli di warung, dll tapi mereka lebih senang masak masakan mama. Seperti ada yang berbeda, bumbunya apa sih???


"Yang membedakan masakan mama dengan yang lainnya itu adalah : Kasih"

- My Mother -

Luar biasa mamakku ini bah, hahahahahha. Mama selalu bilang, "Kalau kamu masak dengan bersunggut - sunggut, masakanmu ngga akan jadi enak. Tapi masaklah dengan sukacita, dengan kasih. Maka orang yang menikmatinya juga akan bersukacita". Aihhhh maaaaak, how can i not love you.



Ini semuaaa masakan mama, setiap hari beda, dan sayur is a MUST (even aku suka malas makan sayur, hahahha). Thanks God mama ngga pernah membiarkan anaknya kelaparan. She's the BEST!!!

Ini beberapa masakan mama yang suka aku share di sosial media, pada masa aku melakukan diet hahahhahaha. Aku turun sekitar 4 kg dalam 2 - 3 bulan, tapi tentunya diselingi dengan lari, lari, lari, dan lari. Trus Yoga, Belly Dance, dsb. Mungkin 30 menu (makan siang) ini bisa jadi inspirasi ya.



Like mother, like daughter... hahahhaa... 

Dan pinter masak tentunya nurun dong ke anaknya, hihihihihihii. Diatas adalah beberapa kreasi akuuuuu (ceritanya pamer) yang terinspirasi dari mamaku tercinta. Oia, belajar masak itu juga belajar untuk time management, ini hal yang sulit yang harus dipelajari. Karena waktu itu ngga bisa diulang, dan waktu ngga pernah bertambah, jadi manfaatkan waktu dengan baik, baik dalam memasak, atapun dalam menjalani kehidupan. Mama teach me a lot.

"I love my mother as trees loves water and sunshine.
She helps me grow, prosper, and reach great heights"

Trus gimana dengan yang lain??? menjahit misalnya??? Mama aku bisa!!! Jahit baju anak - anak, sampe jahit kebaya, horden, sarung bantal, dress, pokoknya bisa. Jangan kan menjahit, sampai ke bikin payet - payet pun bisa hahahhahah.


Ada satu deh yang mama ngga bisa. MOTRET.. bzzzzzz.... 

Trus, apa lagi??? Mengurus tanaman, ahhhh my mom's LOVES plants (pohon cherry dirumahku sudah tinggi 2.5 meter, itu dari piyikkkk banget, mama yang urusin. Bahkan ikan hias yang Rp. 1.000,- per ekornya bisa beranak 3 ekor lagi berkat sentuhan tangan mama hhahahhaa. Gokil ya mak gw.



Begitu mama lihat berbagai tanaman ini, mama langsung bilang, "Kita foto disitu yuuuuuk" 

Belum lagi ayam, angsa, kucing, anjing, yang pernah dipelihara mama. Aduhhhhhhh,, itu angsa sampe berapa kali bertelur, ayam sampe generasi ke 3 (karena jamannya flu burung, jadi ayamnya pada dikasih - kasihin huhuhuu). Kucing entah sampe berapa banyak kucing liar yang mama kasih makan, sampe mereka bisa beranak pinak (pun masih dikasih makan, even ada yang pernah mencuri ikan).


Sekarang ada satu ekor Shih-Tzu tua yang dibuang sama pemiliknya di selokan, berhari - hari, kelaparan dan kedinginan. Untung sempat diambil sama seseorang dan diantarkan ke dokter hewan, lalu akhirnya dokter hewannya memberikan untuk kami pelihara. Sekarang udah bersih, sehat, gemuk. Semua berkat tangan mama. Dan si Miiko ini akan setia menunggu di depan pintu kamar mama. Kalau misal mama lagi di kamar aku, ya Miiko nunggu di depan kamar aku, ahahhaha dasar Miikoooo!!!

Mama ini bener - bener ngga bisa diem, adaaaaa aja yang dikerjain, ya mengaitlah, ya bikin kerjaan tangan lainnya lah, ada aja kreasi baru yang mama kerjain. Karpet, taplak, syal, dll ini buatan tangan mama semua. Untuk hal ini, ilmuku belum sampe, aku ngga pernah bisa mengerjakan semua ini.

Lantas siapa yang ngga mau jadi seperti mama??? Aku pun mau jadi kayak mama. Mama ini suka mengajarkan untuk hidup prihatin, apapun yang kamu punya manfaatkan semaksimal mungkin, jangan menginginkan milik orang lain, bersyukur untuk segala hal. Kenapa ma???

"Karena kalau untuk hidup senang itu tidak perlu dipelajari
Tapi untuk hidup susah itu kita harus belajar"

- My Mother - 

Maksud mamaku adalah, sangat mudah untuk manusia bisa menikmati hidup dengan bergelimangan harta, dll. Tidak perlu belajar. Semua manusia pasti bisa hidup dalam kemewahan.

Tapi untuk hidup dalam keprihatinan, untuk bersyukur dalam segala keadaan, baik susah maupun senang, atau untuk menerima kegagalan atau untuk menghadapi cobaan dalam hidup itu kita perlu belajar.

She also a great wife. Mama ngga pernah memihak, semua diperlakukan sama istimewanya. Siapapun yang membutuhkan bantuannya (selama mama bisa membantu, pasti akan mama lakukan). Jam berapapun papa pengen makan, pasti dimasakin. Juga saat papa sakit (papaku ini orangnya manjaaaa kali kalo sakit hahahhahaha *maapppp paaa hahahhah). Mama selalu ada untuk mengurus semua. Tanpa mengeluh. Kami tidak pernah kekurangan kasih sayang dari mama, she gave us everything.




Jalan - jalan sama mama itu menyenangkan. Karena mama - mama ngga pernah capek kalau diajak jalan, padahal anaknya udah gempor, hahahhahahah.

Pahlawan untukku bukan hanya orang yang berjasa dalam kehidupanku, atau orang yang melindungiku dan menyelamatkanku dari segala hal buruk yang akan menimpaku. Pahlawan untukku adalah orang yang bisa menjadi panutan, figure, role model. Yang mengajarkan aku melakukan hal - hal baik, dan yang mengajarkan aku untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Ada saat dimana kita kecewa dengan sikap orang - orang terhadap kita, kita dihianati, kita disakiti, atau ketika kita sakit secara fisik. Hanya pelukan mama yang bisa sembuhkan segala luka. Seperti mood booster, health booster. Dunia ini bisa membenciku, tapi mama akan selalu mencintaiku.



"No matter how old you get, sometimes, you still just need a hug from mom to make everything better"

Dan ada saat dimana kita salah untuk bersikap, salah bertindak, atau bahkan salah untuk memilih calon pasangan hidup kita. Doa mama luar biasa berperan didalamnya. Bahkan saya kita ngga sadar bahwa dia adalah orang yang tepat, mama yang lebih dulu peka terhadap hal tersebut. Percayalah, doa seorang mama besar kuasanya.


"God, I ask you to show my child your lobe so that they would know it beyound a shadow of a doubt"

Mama tau mana yang terbaik untuk putrinya, mana yang pantas untuk bersama putrinya. JELAS!!! Mama mengenal kita bahkan sebelum kita lahir, mama itu udah tau keinginan kita bahkan tanpa kita memintanya. Kadang kalau lagi terburu - buru untuk pergi aku suka kelupaan untuk barang - barangku, dan pas pulang taunya mama sudah bereskan untukku (ahhh... jadi sedih... baek amat sih mamakku). Kadang malu, ngga enak, tapi mama bilang "Gapapa, kan enak kamu pulang udah beres tinggal istirahat" (tapi dibilang gini tuh malah jadi malu).



Kalau udah sama eskrim itu dunia rasa milik berdua, mama & eskrim, yang lain mah apatuh hahahhahaha 

So, gimana bales semua hal baik yang mama berikan sama aku??? Jawabannya : NGGA BISA. Kita ngga akan pernah bisa balas semua hal yang mama lakukan. Kita ngga akan bisa membalas semua hal yang dilakukan oleh pahlawan - pahlawan kita. Segala pengorbanan dan cinta yang mereka lakukan tidak terbayar dan terbalas oleh apapun.

Tapi kadang - kadang aku suka ajak mama jalan - jalan, lihat - lihat piring - piring (ahahahhaha, kami suka piring - piring, gelas - gelas, ahhhh kami suka). Atau ajak mama makan (mamaku ngga suka nonton bzzzzzz...) mama sukaaaaa sekali makan es krim dan durian, nah kalau ada eskrim durian, beuhhh selesai hahahhaha (aku suka ngumpetin makanan yang mama suka trus aku bilang "Ngga ada lagi mama, udah aiisssss." Trus mama mengeluarkan senyum kemenangan karena dia sebenernya tau makanannya masih ada.. hahahha). Atau ajak mama kerumah adik - adiknya.

Tapi hal yang paling sederhana yang bisa aku berikan untuk mama adalah REMOTE TV, hahhahahaha. YUP, ini hal yang membuatnya bahagia, mama bisa menonton berbagai acara yang disuka, musik, berita, sinetron, film, talkshow. Soon, ketika MyRepublic sudah masuk di daerahku, aku akan ajarkan mama untuk browsing dengan TV, aku ngga perlu beli TV baru, TV yang ada udah bisa dijadikan smart TV (GOKIL kannnn). Itulah istimewanya MyRepublic, so mama bisa nonton berbagai demo masakan, bisa cari - cari resep baru, dll.

Hal lain yang bisa kita lakukan adalah dengan meneruskan perjuangannya, teruskan perjuangan mama menjadi seorang ibu yang baik, seorang istri yang baik, sosok yang baik ditengah - tengah lingkungan. Jadilah anak yang berbakti dan hiduplah berpedoman pada pengajarannya agar perjuangannya ngga sia - sia.



Siapapun pahlawanmu, siapapun orang yang kita anggap sebagai pahlawan, pasti menginginkan kita menjadi orang - orang yang lebih baik, menjadi orang - orang yang berguna untuk orang lain, dan mungkin nantinya kita bisa jadi pahlawan juga untuk orang lain.
Semoga tulisan ini bisa jadi inspirasi untuk kita.
Pahlawanku adalah mama. Kalau pahlawanmu siapa hayoooo ???

Terima kasih sudah mampirrrr,, tunggu post - post berikutnya yaaaa.. 
Have a good day..

TWITTER   |   INSTAGRAM   |   Google+



12 comments:

  1. eh, mbak ini biar gedenya keliatan jutek (ha ha ha) ternyata kecilnya imut juga ya :)

    oh ya, soal masakan, tiap hari juga saya dibekalin ibu buat di bawa ke kantor
    katanya sih biar hemat n makanan dari rumah itu bergizi dibanding beli di luar gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emanggg jutekkkk, hahahhahah.. Gapapa kok, emang kenyataann hahahhahaha.
      Kalo imut mulu nanti pada banyak yg patah hati *loh hahahhahaha...

      Iyaaaa, masakan rumah lbh enak, bergizi, bersih, jelas komposisinya.
      Ngga mungkin mama kasih ayam tiren hahahahhaha...

      Delete
  2. Ah van aku jadi inget mama ! Padahal baru seminggu di Jakarta :'( my mom is my hero too. Eh itu masakannya mupeng abis ! Aku mau ke rumahmu ah mau makaaaaan *balada anak kost*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahhahahha.. Iyaa ya jadi inget mama.. Maapinnn yaaa.. Hahahhahahha,,, ayooo dong nulis.. Siapa tau bs jadi inspirasi unt yang lain.. hihihihi.. Iya Ren, mamaku klo masak itu royal banget euy.. hahhahah.. Hobbiiii sih ya.. Sok atuh main main main.. wkkwkwkww

      Delete
  3. Masak dengan kasih bener banget van. Gw ngerasain bgt. Tiap kali masak di hum selalu gak enak keasinan lha kurang rasa lha giliran masak buat suami kok yaa selalu berhasil walau trial pertama dan suami gw bilang itu semua karna kamu masak dengan cinta. Sekarang laki gak ada ga bisa masak lagi gw hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaha,, ya jangan gitu, masak buat siapapun harus sukacita hahahhaa, biar enakkkkkk kan seneng yang makan.. Kecuali klo yang makan rakus banget ya.. hahhahah itu ngeselinnnnnnn... Berlatih,, belajar lagi, pasti bisa enak lagi, ada atau gada suami. Nanti klo ada suami, masakan jadi sangatttttt enak...

      Delete
  4. Aku udah ketemu mama kak ros. Wuiiihh sampe sekarang masih cakep aja, pantes anaknya cakep jelita.
    Salam hormat untuk beliau ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huwaahhhhhh bundaaaaa, makasih yaaaaa...
      Salam kembali untuk mama cantik dengan putranya yang ganteng mautttt hahahahha
      Siap - siap pusing bakal banyak ciwik - ciwik yang ngejar - ngejar ya bun.. hihihihihiiii...

      Delete
  5. Replies
    1. Ahahhahaha, maafin ya mba Indah hahahahhahah...
      Masakan rumah kok, sederhana tapi sehattttt.. Nom.. Nom.. Nom..

      Delete
  6. Ibu... selalu yang terbaik dan tak akan pernah terganti... :)

    Betul bangat masak dengan cukacita, akan selalu menyentuh hati... duuh jadi kangen mamaku di rumah baca tulisan ini Mba :)

    Semoga menang lagi ya Mba lomba Blognya. Aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa mas, ngga terganti, pahlawan pertama kita yaa hehehehe..
      Ayoooo temuin mamanya, pelukkkkk langsung sama minta masakin hahahhahaa.
      Amin mas, terima kasih doanya ya.. Semoga mas Imawannya juga menang di lomba - lomba yang sedah dijalani.. :)

      Delete

Terima kasih sudah mampir, silahkan tinggalkan pesan atau pertanyaan. Have a good day *\(^o^)/*

You May Also Like