Jadi Istri Tentara : Part 1 Belajar Jadi Persit


"Duh, gimana ya. Mau menghadap senior untuk pengajuan nikah"
"Aduh, takut. Seniornya galak ngga ya ? Nanti disuruh apa ya"

"Haiyahhh, besok menghadap ibu Wakil. Nanti ditanya apa ya ?"
"Aduh, sekarang menghadap ibu Komandan. Aduh ini extention bulu mata gimana?
Nanti dimarahin ngga yaaaa ????" 

(pas banget waktu mau menghadap ibu Komandan aku baru ada project review eyelash extention,
jadi takutttnya campur bingung)


Thank God. Seniornya ngga galakkkkk. Malah baik bangettt. Tapi jangan kira aku ngadep senior lalu langsung di ACC untuk lanjut ya. NO! Aku sempat di HER sama mba Arin hihihihi (harus belajar lagi dan besok kembali lagi) karena aku ngga bisa jawab apa yang ditanyakan *hikssss. Ya jelas ngga bisa jawab, wong aku ngga hafal ini itu sangkin nervesnya hahahhaha.

Tapi kalau dipikir - pikir lagi, aku rasa waktu itu ada konspirasi antara suami dan abang mba Arin untuk ngerjain aku kan kan kan? hhahahahahhahahaha *pede banget. Tapi ya sudahlah, toh pulangnya aku disajikan sate ayam super enak dan super banyakkkk hihihihi. (Mohon ijin. Terima kasih banyakkk abang dan mba Arin. Kami takkan pernah lupa sama semua kebaikan, semua kenangan dan tentu satenya hihihihi).

Seniorku baik - baik. Tapi tegas. Tapi baikkkkk. Banget. Tapi kalau salah tetep ditegur. Tapi karena mba - mbaku baik banget, jadi kalau ditegur tuh rasanya kayak panikkk banget. Takut.

Lalu gimana dengan nasibnya extention bulu mata waktu menghadap ibu Komandan ?

THANK GOD. Ibu juga baikkkkkk banget. Cantikkkkk bangettttttt dan ketika pintu rumah beliau dibuka, aku langsung disambut dengan pelukan hangattttt. Priceless. Aku ngga lupa waktu itu ibu Komandan bukakan pintu dan bilang "Ayo masuk, masuk. Ohhh, ini yang namanya dek Roos". Begitu aku lihat ibu pakai softlens berwarna dan alisnya on point, dalam hati aku langsung bilang (Astaga, ibu cantikkk bangettttt. YES! Ibu juga suka dandan hihhihihi. Mohon ijin ibuuuuuu hihihihi).

Baca juga : "Syarat Jadi Istri Tentara"




PENGURUS PERSIT


Menikah dengan perwira TNI AD kemudian masuk ke asrama, artinya secara otomatis aku masuk dalam kepengurusan Persit Cabang. Organisasi Persit Cabang punya 6 seksi yang bekerja sesuai bidangnya.

Seksi Organisasi
Mengatur dan menjalankan seluruh kegiatan resmi yang berjalan di Persit.

Seksi Ekonomi
Untuk segala hal yang berkaitan dengan keuangan, usaha, jual beli, simpan pinjam, belanja, logistik, bazar, dll.

Seksi Kebudayaan
Mengatur kegiatan rutin yang ada di satuan, seperti kegiatan olahraga (senam, tenis, voli, woodball, dll) dan juga kegiatan kesenian.

Seksi Sosial
Berkaitan dengan kesehatan, program KB, dll. Secara rutin mengadakan penimbangan untuk bayi, balita, batita di satuan dan bekerjasama dengan Puskesmas sekitar. Minimal setahun sekali juga mempersiapkan Pos KB untuk mengikuti lomba. Juga terlibat dalam kegiatan seminar kesehatan, pemeriksaan mamografi, IVA, pap smear, donor darah, dll.

Sekretaris
Mengurus semua hal yang berhubungan dengan surat masuk dan keluar, penjilidan, inventaris Persit, mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan dalam seluruh kegiatan Persit.

Bendahara
Berurusan sama uang tapi dalam skala kecil.

Kak Arum dan dedek Indri

SEKRETARIS


Awal aku masuk jadi Persit, aku dipercayakan untuk jadi Sekretaris. Aku punya dua orang yang membantuku, si kakak Arum dan dedek Indri hihihi. Im so happy to join them. Dua orang yang sangat asik diajak kerjasama. Mereka berdua tau tugas dan tanggung jawab masing - masing even ngga dikasih tau dulu. Jadi udah otomatis aja bergerak sesuai dengan jobdesknya.

Aku beruntunggggggg banget bisa satu urusan dengan mereka. Aku yang anak baru ini pasti banyak skipnya. Tapi mereka berdua selalu mengingatkan apa yang harus aku lakukan, apa yang belum aku lakukan, dll. "Ibu, yang ini begini, yang itu begitu". "Ibu, ini sudah belum ya?". "Ibu, tenang, sudah saya buatkan". Ahhh i miss you both.


ZIARAH KE TAMAN MAKAM PAHLAWAN 


Kegiatan pertama yang aku ikuti adalah ziarah ke Taman Makam Pahlawan. Ini kenangan yang ngga akan terlupakan. Karena aku sudah terbiasa untuk tidur diatas jam 00.00 WIB. Kenapa? Karena aku suka suasanya yang tenangggg kalau mau kerja, apalagi ngejar dateline. Aku bisa mengejarkan blog dengan lebih santai,  tenang, ngga berisik dan internet jauhhhhh lebih lancar.


Jadi ketika harus persiapan untuk ziarah mulai jam 06.00 WIB, sejujurnya aku agak kelabakan hahahahaha. OMG, ngantuknya minta ampun deh hihihihi. Tapi ngga ada yang ngga bisa asal ada niat *eaaaa. Ziarah selalu diawali dengan upacara, jadi pastikan pagi - pagi kamu sudah sarapan ya. Waktu itu aku belum mengerti, jadi ngga sempat sarapan dan pas upacara jadinya agak pusing *sigh. Oia, jangan lupa bawa permen kopi supaya ngga ngantuk :p.


MERANGKAI BUNGA


Project pertamaku saat sudah jadi Persit adalah merangkai hiasan meja dengan menggunakan sayuran hidroponik. Wahhhh, bingung kan gimana coba caranya. Ternyata merangkai sayur kailan dan sawi itu sulittttt loh. Akhirnya aku pakai bantuan kawat besi dan tomat kecil - kecil supaya lebih berwarna.


Berhasillll! Meskipun bikinnya sederhana, tapi berhasil dan berkenan untuk ibu Ketua Cabang dan juga ibu Panglima. Im so happy. Senengnya lagi, si pot hidroponik ini difoto - fotoin sama tamu dari satuan lain.

Berhasil dengan rangkai merangkai, project berikutnya adalah merangkai bunga meja untuk Panglima dan ibu. Aku ngga pernah les merangkai bunga, aku ngga pernah belajar khusus juga. Aku cuma belajar dari mama yang emang sukaaaa banget merangkai bunga hihihii.


Project besar besar berikutnya masih merangkai bunga hahahhaha. Dua orang ibu kece ini (plus dua dedek kesayangan) aku ajak ke Rawa Belong tengah malam untuk hunting bunga untuk persiapan serah terima jabatan Komandan lama ke yang baru. Seruuuuuuu. Banyak cerita dan tawa canda yang tidak pernah bisa dilupakan. Sampai sekarang even sudah pisah tempat, tapi kita tetap berkomunikasi, tetap deket, tetap sayang *eh ciyeeeee.


Kerja sampai berjam - jam, menjalin kelopak anggrek satu demi satu hihihihi. Even lelah tapi bahagia. Si dedek kecil Adeeva juga ikut bantuin tantenya hihihi. "Deevaaaa, ambilin gunting dong dekkkk". "Iya tante, ini guntingnya tante". Gemes banget sihhhh.

Thank you for having me
Thank you for helping me
and Thank you for LOVING me

Kalian berdua takkan tergantikan *tsahhhhhhhh
Rasanya justru ngga kayak rekan kerja, tapi kayak kakak dan adikku sendiri


BELAJAR NEMBAK


Nah, ini enaknya jadi istri tentara hihihihi. Bisa punya kesempatan untuk belajar banyak termasuk menembak. Nembak ternyata ngga mudah dan pistolnya agak berat. Jadi aku sangat bangga ketika TNI menang juara menembak di Australia dan bawa banyakkk medali emas.



OLAHRAGA BERSAMA


Olahraga juga jadi agenda ruting Persit. Ada yang dilakukan di satuan masing - masing selama beberapa kali dalam seminggu. Tapi ada juga yang dilakukan bersama - sama dengan satu yang lainnya. 


Aku yang tadinya ngga pernah dan ngga bisa main tenis, jadinya sedikitttttttt agak bisalah megang raket dan mukul bola hihihihi. Badannya jadi lebih sehat, lebih bugar dan muka jadi awet muda karena happy hihihihi.


SENAM POCO - POCO, WORLD RECORD


Agustus 2018 lalu aku juga sempat ikutan Senam Poco - Poco dalam rangka Guiness World Record. Ada ratusan ribu masyarakat Indonesia dari segala penjuru daerah yang secara serentak melakukan senam Poco - poco di Monas sampai Sudirman. Rame banget dan kerennnn banget.

Senangnyaaaa bisa jadi perwakilan TNI AD yang ikutan senam. Waktu itu jam 03.00 WIB kami sudah standby di Monas. Subuhhh bangetttt. YES. Karena jam 07.00 WIB senamnya sudah dimulai. Ngantuk tapi bahagiaaaa, hati bahagia, badan juga agak sedikit mengurus hihihihihi.

Lima bulan pasca sesar aku ikutan poco - poco ini. Ngga, aku ngga takut jaitannya lepas. Aku percaya dokter kandunganku bagus (ah, i love dr. Ong, he's the BEST) hihihihi. Ini jadi kenangan yang ngga akan terlupakan. Dan ngga hanya poco - poco aja, tim yang sama juga berangkat ke Mabes TNI untuk senam Gemufamire dalam rangka memperebutkan rekor MURI hihihi.


SENAM GEMUFAMIRE, REKOR MURI


Waktu itu kami berkumpul di Mabes TNI, Cilangkap dan mulai senam dari pagiiii. Ngga hanya Persit, ada juga IKKT, Bhayangkari, Dharma Wanita, TNI - Polri, dll. Bahkan bapak dan ibu Panglima TNI, juga bapak dan ibu Kasad dan pejabat lainnya juga ikut senam bersama - sama.

Jangan ketawain ibu yang ketutup mukanya ya hihihihihi, dia emang lucu hahahahhahah. Muach untuk bu Tris memang untuk anda

Badan memang lelah, tapi rasanya jadi lebih enteng. Enam bulan pasca melahirkan aku sudah turun 12 kg. YAY, bahagia banget ngga sih. Happy bisa berkegiatan dengan ibu - ibu, ketemu banyak pejabat penting dan badan mengurus tanpa harus "mengurus" hihihih. Kami senam serentak dan berhasil masuk rekor MURI.


PELATIHAN MC & PROTOKOL


Ini ngga boleh dilewatkan. Kalau kamu memang punya bakat untuk MC, kamu harus sering berlatih dan ikut serta kalau ada pelatihan semacam ini. Seru banget! Banyak ilmu yang bisa kita dapat dari sini. Gimana cara menjadi MC yang baik untuk berbagai acaha, khususnya acara formal. Gimana bernafas, intonasi, bicara sama orang lain, gimana berpenampilan, gimana gestur tubuh, dll.


Di pelatihan MC ini juga diajarkan kalau MC harus menjaga makanan yang dikonsumsi agar tidak menganggu tenggorokan, mirip seperti penyanyi. Kurangi minum es dan hindari gorengan. Juga harus kesehatan dan kebersihan mulut (*tips : selalu bawa perment mint kemana - mana untuk menghindari bau mulut).


PELATIHAN MEMBUAT KALUNG


Ahhh, aku suka pelatihan hihihi. Aku ikutan juga pelatihan membuat kalung, siapa tau suatu saat nanti aku mau jualan kan hihihihi. Ternyata buat kalung itu mudah dan bagan dasarnya dijual dimana - mana dengan harga yang terjangkau. Jadi kita tinggal membuat model yang kreatif aja supaya beda dengan yang lainnya.


Kalau trampil dengan kreasi seperti ini, Persit juga bisa loh memfasilitasi ibu - ibu supaya karyanya bisa dipamerkan dan dijual kepada tamu yang datang berkunjung atau ke umum. Banyak peluang bisnis yang bisa dilakukan ibu - ibu Persit, asal mau belajar dan berusaha.


BELAJAR MASAK


Trus di Persit aku juga belajar masak. Berbagai makanan yang biasanya hanya kita beli di HokBen, sekarang bisa dibikin sendiri. Bisa jadi bekal makanan untuk anak - anak juga suami dan pastinya lebih sehat.

Kami belajar bikin chicken katsu, shrimp roll, egg roll, dll. Bahannya gampangggg, cuma pakai ayam, udang, tepung maizena, tepung roti, kasih garam gula dan kaldu bubuk trus digulung didalam kulit telur.


Aku masuk tim pinky ini dan masakan kami berhasilllll. Rasanya enak, teksturnya bagus. Semua senang hihihihihi. Ngga hanya bikin makanan berat, kami juga belajar bikin puding dan panacotta yang rasanya ampunnn enak bangetttt.


MAKAN - MAKAN

 
Tapi bukan Persit namanya kalau ngga suka makan - makan hihihi. Dari botraman dilapangan tenis dengan alas daun pisang dan menu sambel telur, semur jengkol, tumis kembang pepaya, cumi asin, kerupuk, es teh manis sampai makan di restoran hihihi.

Eh, tapi makan - makan ini bisa membawa "petaka" juga, jadi ngga boleh keseringan. Nah loh, petakanya apaaaa? hihihihi, kepo yaaa. Petaka kenaikan berat badan dan kekeringan dompet hahahahahah.


Banyak juga ibu - ibu lain yang aku temuin. Semua seruuuuuu. Semua punya cerita. Semua mengajarkan banyak hal. Jadi kalau ditanya, "Suka dukanya jadi istri Tentara itu apa mba?". Aku bisa jawab, sukanya banyakkk. Sukanya banyakkk banget. Bisa olahraga subuh - subuh lalu belajar nembak menggunakan pistol, makan - makan nasi liwet, urap, semur jengkol, tumis bunga pepaya beralaskan daun pisang itu seruuu. Lalu belanja persiapan kunjungan, merangkai bunga, pelatihan membantik, melukis tas dengan cat akrilik, membuat kalung, berlatih tenis, masuk majalah. Sampai ketemu dengan Presiden, Panglima TNI, Panglima Kostrad, Panglima Divisi, dan pejabat lainnya.

Makanya aku seneng kalau ikut kegiatan luar hihihihi, karena bisa bertemu dengan bapak dan ibu yang luar biasa diatas. Beliau juga ramah dan dengan senang hati mau diajak berfoto bersama hihihihi.

Tapi duka pasti ada. Duka saat teman - teman satu kepengurusan harus pindah karena mengikut kepindahan suami huhuhu. Itu sedih. Nangisnya udah kayak apa deh. Ya jelas nangis deres kayak apa, namanya udah sayang *eaakkk. Oia, dukanya juga adalah ketika bangun pagi untuk kegiatan hahahahahha (itu mah akunya aja ya hahahhaha).

Manusia hidup harus selalu belajar,
karena kehidupan itu dinamis.

Selalu ada yang baru. Thank God untuk mereka semua yang selalu ada untuk mengajarkan aku banyak hal. Semua tentang mereka tidak bisa dilupakan dan akan selalu terkenang, salah satunya dengan tulisan ini hihihi. Betapa mereka semua punya andil yang sangat besar untuk kehidupan aku.


Terima kasih untuk semua cerita dimasa yang lalu.
Im gonna miss you all. KISS & HUGS.

CONVERSATION

5 comments:

  1. Seru banget roos jadi ibu persit, kebersamaannya itu yang terasa banget ya?

    ReplyDelete
  2. Kak..sy berpcran sama seorng tni selama 10 tahun,ada rencna mw nikah tp ak ragu kak,ak jg tkut...kira2 kedinasaan nya memperbolehkan ga ea kak??krna setatus ak yg janda..trus syrt2 nya bkal sama gak kak??trus ibu2 persit nya bkal nanya apa ea kak??jujur ak bingung kak.

    ReplyDelete
  3. Mbak Roos, duh ternyata jadi Ibu Persit itu penuh dengan cerita yaa. Kebayang deh deg2annya menghadap ibu ketua. Trud ternyata banyak ilmu yang bisa mbak dapatkan ya. Mulai dari tata krama, olahraga sampai crafting, lengkap ada semua.

    ReplyDelete
  4. waaaa ibuk tentara idola ini mahhh... keep inspiring ya Roosssss...

    ReplyDelete
  5. Sama seperti Dharma Wanita, Persit ini juga banyak kegiatan yang brrmanfaat ya mbak. Gak hanya untuk anggotanya tapi juga untuk masyarakat.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir ke www.ROOSVANSIA.com, silahkan tinggalkan pesan atau pertanyaannya. So sorry kalau comment yang berisi promosi website, jualan, dsb akan langsung masuk ke SPAM.

Have a great day.

You May Also Like
Back
to top