Sunday, September 27, 2015

[5 Islands in 5 Weeks Sulawesi - Maluku] 53 photos for 53th years Hotel Indonesia Kempinski


Sebelum saya cerita gimana serunya dijamu makan malam oleh Hotel Indonesia Kempinski, saya ingin mengucapkan terima kasih untuk kesempatan yang diberikan untuk saya ikut menikmati berbagai kuliner dari berbagai wilayah di Sulawesi dan Maluku, dan tidak lupa saya ucapkan :

"SELAMAT ULANG TAHUN 
HOTEL INDONESIA, KEMPINSKI"


Semoga di ulang tahunnya kali ini, Hotel Indonesia Kempinski semakin jaya, semakin sukses, berdiri kokoh sebagai salah satu kebanggan Indonesia. Semoga boleh terus berkarya untuk memajukan bangsa dan rakyat Indonesia.


Nah, sebelum saya berbagi cerita tentang kuliner - kuliner khas dari berbagai wilayah di Indonesia, baiknya kita baca dulu cerita singkat tentang perjalanan Hotel Indonesia dari masa ke masa, dan apa yang membuat Hotel Indonesia menjadi salah satu icon dari Indonesia, khususnya untuk kota Jakarta.


Peresmian Hotel Indonesia oleh Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno, 5 Agustus 1962
Sumber : Hotel Indonesia Kempinski dan Skyscrapercity (diedit kembali oleh penulis) 

Tentang Hotel Indonesia

Hotel Indonesia adalah hotel berbintang pertama (standart internasional) yang dibangun di Jakarta, Indonesia. Hotel ini diresmikan pada tanggal 5 Agustus 1962 oleh Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno untuk menyambut Asean Games IV tahun 1962. Menjadi rekanan The New York Times dalam penyelenggaraan sebuah acara, serta menjadi tempat makan bagi pangeran Norodom Sihanouk dari Kamboja (1962), Presiden Filipina Diosdada Machapagal (1964) dan kepala negara lainnya.



Foto Bung Karno dengan Presiden Amerika John F Kennedy, dan aktris Marilyn Monroe yang kemudian dipajang
di Signature Restaurant, Hotel Indonesia Kempinski

Sumber : Hotel Indonesia Kempinski & Skyscrapercity (diedit kembali oleh penulis)

Bangunan Hotel Indonesia dirancang oleh arsitek Abel Sorensen dan istrinya, Wendy, asal Amerika Serikat Menempati lahan seluas 25.082 meter persegi berbentuk seperti huruf T. Konsep ini bertujuan agar seluruh tamu, dimanapun kamarnya dapat menikmati sinar matahari. 

Hotel ini mempunyai slogan A Dramatic Symbol of Free Nations Working Together. Karena memiliki catatan sejarah yang panjang, Hotel Indonesia kemudian ditunjuk sebagai bangunan warisan budaya, maka hotel ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemda DKI dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475 tanggal 29 Maret 1993.


Hotel Indonesia Kempinski
Sumber : Hotel Indonesia Kempinski

Saat ini Hotel Indonesia baru sudah selesai dalam tahap pemugaran. Hotel Indonesia dikelola oleh grup Kempinski dan namanya disesuaikan menjadi Hotel Indonesia Kempinski, meski awalnya terjadi demonstrasi massa karena pergantian pengelolanya. Areal sekeliling Hotel Indonesia sekarang menjadi kompleks multi-guna dengan nama Grand Indonesia yang terdiri gedung perkantoran (Menara BCA dan Grand Indonesia Office tower), apartemen (Kempinski Residence), dan pusat perbelanjaan.



Berbagai sudut di Hotel Indonesia Kempinski
Sumber : Hotel Indonesia Kempinski (diedit kembali oleh penulis)

Kini Hotel Indonesia Kempinski berdiri kokoh dan megah di jantung ibukota Jakarta dengan ballroom yang mewah dan megah, yang bisa menampung ribuan orang (biasanya digunakan untuk pesta pernikahan, seminar, dsb. Juga ada ruang rapat, fasilitas olah raga (fitnes, kolam renang yang dilengkapi dengan sudut untuk bbq), berbagai tipe ruangan untuk seluruh kebutuhan tamu (double queen bed, living room, dining room, dll).



Signature Restaurant
Sumber : Hotel Indonesia Kempinski 

Tidak lupa, Signature Restaurant yang merupakan salah satu kebanggan dari Hotel Indonesia Kempinski. Dan dalam rangka ulang tahun Hotel Indonesia Kempinski yang ke 53 tahun, juga bertepatan dengan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70 tahun, Hotel Indonesia Kempinski mengadakan festival kuliner nusantara "5 Island in 5 Weeks". Selama 5 minggu mengundang chef kenamaan dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memasak beragam kuliner khas dari berbagai pulau di Indonesia.

Dimulai dari pulau Sumatera (5 - 11 Agustus 2015), pulau Jawa (12 - 18 Agustus 2015), lalu diikuti oleh pulau Bali dan Lombok (19 - 25 Agustus 2015), kemudian ada pulau Kalimantan (26 Agustus - 1 September 2015), dan ditutup dengan sajian dari pulau Sulawesi dan Maluku (2 - 8 September 2015).



Spesial bikin tulisan KEMPINSKI dari hiasan cabe kering, biji - bijian, kayu manis, ketan hitam, dan kacang hijau sambil menikmati makanan. Sampe mba dan mas Tim Service kebingungan kali ya ngeliatin hihihihii.
Dokumen Pribadi

Festival ini dibuka untuk umum, hanya dengan membayar Rp. 265.000++/pax (weekday lunch), Rp. 360.000++/pax (weekrnd brunch), dan Rp. 285.000++/pax (all week dinner), kita sudah bisa menikmati segala macam makanan dan minuman yang dihidangkan.



Suasana Signature Hotel
Dokumen Pribadi

Saya datang di minggu terakhir, karena penasaran dengan bagaimana citarasa makanan khas Sulawesi dan Maluku, selama ini saya hanya tau Coto Makassar, Bubur Manado, Ayam Rica - Rica, Es Palu Butung, sisanya saya tidak mengerti sama sekali, hihihihi. Jadi meluncurlah saya untuk makan malam ditemani sang abang tercinta #eaaaa...


Ceilingnya cantik yaaaa, dengan lampu - lampu yang banyak dan ada aku si gaun merah foto di depan foto kenangan dari Bapak President RI Pertama Ir. Soekarno dan President Amerika John F Kennedy ketika berkunjung ke Indonesia
Dokumen pribadi

It's an honor to be invited in this beautiful place, so i dressed up in a long red dress... hihihihi. Hotel Indonesia Kempinski membangkitkan kenangan saya sewaktu kecil dulu, papa suka mengajak saya ke Signature Restaurant ini untuk makan bubur ayam, iya bubur ayam. Dari dulu beliau sering berkata, "Kalau mau makan bubur ayam paling enak itu di Hotel Indonesia", ujarnya hehehe. Senang sekali bisa kembali ke tempat ini, walau jujur saya lupa rasa bubur ayamnya hahahhaaa.


Chef Petty Eliott
Sumber : Hotel Indonesia Kempinski (diedit kembali oleh penulis)

Hari itu chef yang bertugas untuk mingggu Sulawesi dan Maluku adalah chef Petty Eliott. Chef Petty Eliott berasal dari Manado, Sulawesi Utara, belajar masak secara otodidak dari nenek tercinta. Beberapa tahun yang lalu berkesempatan mengikuti BBC Master Chef Competition di Inggris dan sejak tahun 2004 beliau menulis tentang makanan Indonesia modern untuk surat kabar dan majalah, juga melakukan demo masak di beberapa hotel terkemuka di Indonesia.



180 derajat keadaan sekitar Signature Restaurant
Dokumen pribadi

Saya sengaja datang lebih awal, jadi bisa "lebih leluasa" untuk mengambil foto tanpa mengganggu tamu - tamu lainnya yang juga akan menikmati makan malam.



Berbagai macam makanan yang siap dinikmati
Dokumen pribadi 

Pertama saya berkeliling beberapa area di Signature Restaurant. Setiap sudut sudah diatur sedemikian rupa dengan sangat rapih, sesuai dengan jenis makanannya masing - masing.


Berbagai macam makanan yang siap dinikmati
Dokumen pribadi  

Berbagai makanan pembuka, makanan utama, dan jajanan pasar sudah disusun cantik dan menarik. Makanan yang disajikan tidak hanya makanan khas Sulawesi dan Maluku, tapi berbagai makanan khas Hotel Indonesia (Bubur Ayam HI, Mie Goreng Jawa HI, dsb), ada juga berbagai makanan khas Jepang (Sushi, Udon, dsb), Seafood, dan makanan lainnya.

Nahhh, sekarang ayuk kita lihat bersama, apa saja makanan khas dari Sulawesi dan Maluku ya... Here we go.... Tapi tapi tapi, ayoooo ambil tissu dulu sebelum baca tulisan dibawah ini.. hihihihi. Maafkan yaaaa kalau bikin jadi ngiler.. hihihihi.



Ayam Rica - Rica yang enak dan gurih
Dokumen pribadi  

Pernah dong pastinya mendengar Ayam Rica - Rica hehehhee, ini adalah makanan khas Manado. Seperti yang kita ketahui, umumnya masakan khas Manado memiliki rasa yang pedas, demikian juga halnya dengan Ayam Rica - Rica, walaupun resep yang digunakan itu beragam tapi ada rasa pedas yang jadi benang merah setiap masakan Ayam Rica - Rica.



Ayam Rica - Rica yang enak dan gurih
Dokumen pribadi   

Ayam Rica - Rica yang disajikan di Hotel Indonesia Kempinski ini tentunya juga pedas (huha.. huhaaa) tapi justru pedasnya ini yang bikin makin nikmat dan rasanya yang gurih enakkkk sekali (bisa dilihat di foto, bagaimana bumbu meresap baik pada ayam). Masakan Rica - Rica tidak hanya menggunakan daging ayam, tapi bisa menggunakan daging lainnya. Biasanya orang Manado juga menggunakan daging babi sebagai bahan dasarnya, tapi di Hotel Indonesia Kempinski ini tidak menyajikan hidangan berbahan (atau yang mengandung) babi, jadi tentunya makanan - makanan yang tersaji di Hotel Indonesia Kempinski ini halal.



Daging Iga Woku
Dokumen pribadi   

Lalu ada yang namanya Iga Woku, cantik yaaa, matang sempurna dengan bumbu yang meresap baik. Rasanya enakkkkk sekali. Terdapat 2 jenis masakan woku, ada woku balanga (yang dimasak dengan belangga) dan ada woku daun (yang dimasak di dalam daun).



Daging Iga Wokunya sedappp dinikmati selagi hangat
Dokumen pribadi   

Bumbu yang diiris dan bumbu yang di haluskan kemudian ditumis terlebih dahulu, lalu daging (atau ikan, ayam, dsb) ditumis bersama bumbu hingga matang. Kemudian daging dan bumbu dibungkus dalam daun woku (atau dimasukkan ke dalam belangga) dan dimasak lagi diatas bara arang.



Dokumen pribadi 

Hidangan ini sangatttt enak disajikan selagi hangat, dengan berbagai sambal, diantaranya ada Sambal Roa (sambal pedaassss, sangat pedasssss huhaa huhaaa yang digiling bersama dengan ikan Roa asap, ahhhh kebayang kan gimana wangi dan gurihnya sambal ini (ikan Roa adalah ikan laut jenis ikan terbang yang bisa ditemukan di perairan laut utara Sulawesi Utara sampai ke Kepulauan Maluku, jadi ikan Roa ini memang panganan khas Manado dan Maluku).

Sementara Sambal Kanari adalah sambal khas Maluku, rasanya agak pedas tapi agak asam dengan tambahan biji kenari atau bubuk kenari yang menjadi khasnya.



Dokumen pribadi    

Lalu ada Sambal Dabu - Dabu, ini sambal khassssss banget hahaha, tapi bisa kamu buat sendiri dirumah (resepnya hanya : cabe merah, cabe hijau, tomat merah, tomat hijau, jeruk nipis, dan garam. lalu aduh sambil agak ditekan - tekan tomatnya dengan sendok agar airnya keluar).

Kalau Sambal Colo - Colo ini adalah khas dari Sulawesi Tenggara, bumbunya hampir sama dengan Sambal Dabu - Dabu, hanya Sambal Colo - Colo rasanya lebih manis karena ada tambahan kecap dan juga gula. Biasanya Sambal Colo - Colo ini dituangkan diatas ikan bakar yang baru matang, ahhhh enakkkkkk sekali (oia, kalau makan tempe goreng, tahu goreng atau ubi goreng sekalipun enak loh pake sambal ini, mama saya suka bikin hihihihi).



Bubur Manado dengan potongan jagung manis
Dokumen pribadi 

Lalu ngga ketinggalan dong, ada juga Bubur Manado. Bahan dasar Bubur Manado adalah beras putih yang dimasak dengan kaldu ayam hingga menjadi bubur. Lalu yang khasnya adalah potongan jagung manis dan sayur bayam, dan ada daun kemangi, serai, jahe, dsb.

Udah??? Segitu aja??? Weitssss jangan sedih, hihihihihii masihhhh banyak makanan - makanan super enak dan istimewa dong... Oke berikutnya adalah Gohu Tuna Ikan.



Sashiminya orang Ternate
Dokumen pribadi 

Gohu Tuna Ikan ini adalah makanan khas Ternate, bahan dasarnya adalah ikan mentah bisa Tuna atau ikan Cakalang. Ini disebut - sebut seperti Sashiminya orang Ternate hehehhee, jadi ngga cuma Jepang yang punya Sashimi, Indonesia juga punya dong. Sambal yang digunakan pada Gohu Tuna Ikan ini mirip sama Sambal Dabu - Dabu, hanya ada penambahan rajangan daun kemangi yang menambah sensasi pedas, dingin, segar.

Lalu masih sangat banyak sekali berbagai masakan yang disajikan oleh Signature Restaurant ini, ada Coto Makassar, ada Daging Pantallo, Sayur Bunga Pepaya, Kakap Woku, dll. Kalau dicobain semua bisa naik tensinya hihihihiii, karena masakan - masakan Indonesia banyak menggunakan santan sebagai salah satu bahan andalannya. Makanya yuk tapi tetap "makan sebelum lapar, dan berhentilah sebelum kenyang". Yayyy!!!



Perkedel jagung manis yang gurih dan wangi
Dokumen pribadi 

Nah, berikutnya ada Perkedel Jagung ala Manado, yang membedakan dengan perkedel lainnya adalah penggunaan daun mint (atau kalau tidak ada maka biasanya digantikan dengan daun jeruk). Rasanya enak, gurih, dan wangi khas daun jerut sangat menambah selera.



Dokumen pribadi 

Ini adalah Gohu Papaya Udang, menggunakan pepaya mengkal sebagai bahan dasarnya dan ada penambahan udang untuk menambah nikmatnya. Dilengkapi dengan Saus Bakasang yang menambah cita rasa segarnya asinan ini. 



Dokumen pribadi 

Berikut ini adalah Rujak khas Manado, menggunakan jeruk bali, ada nanas, bengkuang, ubi, belimbing, dan mangga muda lalu nikmati bersama bumbu pedas manis. Aihhhhhh sedapnya, jadi *ngilerrrr yaaaa (sama, percayalah menulis kembali dan mengingat bagaimana enak rasanya itu bikin lapar, tapi tantangan terberat saya adalah waktu mengedit foto hahhhahahahah).


Dokumen pribadi 

Lalu ada berbagai masakan lainnya yang jadi masalah khas minggu yang lalu, diantaranya ada Landau Lauk Pare, ini adalah makanan khas Kalimantan Tengah dengan bahan dasar Pare (huhuhuhu, aku ngga akan makan ini karena paiiiittt huhuhuhu, tapi banyakkk sekali orang yang suka loh, karena katanya rasanya emang enak).



Pempek Palembang dengan bahan - bahan pelengkapnya 
Dokumen pribadi 

Ada juga Pempek Palembang, dengan bumbunya yang sangattt gurih dan enak, dengan bubuk ebi yang juga bisa kita tambahkan untuk menambah gurih dan wangi dari masakan ini.



Dokumen pribadi 

Lalu ada martabak, martabak daging, dan martabak sayur - sayuran (hayoooo untuk kamu yang suka sekali makan sayur pasti kamu suka ini hihihhi). Aku tidak makan martabaknya, tapi menghirup aromanya yang wangi sekali, aku jamin martabak ini enak.



Berbagai macam salad
Dokumen pribadi 

Ada aneka salad yang terhidang, kamu bisa pilih sesuai dengan selera kamu. Ada Cauliflower Salad, Mushroom Salad, atau Fruit Salad, dsb.



Berbagai macam hidangan Seafood
Dokumen pribadi 

Ada juga Seafood Bar, aneka udang, kerang, sampai kepiting. Makan kepiting harus extraaaaa sabar, hayoooo siapa yang penyabar sok atuh diambil kepitingnya hiihihihi.



Ayam Panggang dengan berbagai sayur tumis pelengkap
Dokumen pribadi 

Lalu ada Roasted Chicken (ayam utuh yang dipanggang) dan dilengkapi dengan berbagai sayuran pelengkap lainnya, seperti wortel, paprika, terong, daun bawang, dan bawang bombay. Saya suka sekali dengan penataannya, dimana saucepan (panci bergagang) di letakkan di samping ayam.



Aneka olahan ayam
Dokumen pribadi 

Berikutnya ada aneka Dimsum, ada Bapao, Somay, dan ada dua olahan ayam diatas. Chicken Wing dengan bumbu yang nampaknya manis dan taburan wijen diatasnya, dan Chicken Char Siew yang adalah ayam rebus yang masak dengan bumbu merah yang manis.



Pizza keju denga potongan daging yang enak
Dokumen pribadi 

Lalu ada Nachos dengan saus yang enakkkkk tentunya, dan ada Pizza. Ini Pizza enakkkkkk sekali, rotinya tipis dan garing, jadi tidak membuat terlalu kenyang dan begah.



Yes, i love Sushi
Dokumen pribadi 

Selanjutnya ada masakan Jepang, Sushi, Udon, dsb. Nahhh, karena saya pencinta Sushi Susanti sekali, jadi saya pasti cicipin Sushi ini hihihihi. Nah, yang kanan itu piring saya hihihi, ga perlu banyak - banyak yang penting tau rasanya.

DANNNNNNN, eng ing enggggg, tidak lupa makanan WAJIB sepanjang masa.. Yaaaaaa ini adalah BUBUR AYAM Hotel Indonesia hahahhaha.



Bubur Ayam khas Hotel Indonesia, sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu
Dokumen pribadi 

Bubur ayam ini emang benerannn enakkk, gurihnya pas, buburnya sendiri tanpa tambahan bumbu lain juga udah enak. Nah, apalagi dengan tambahan kacang (ahhhh saya suka sekali kacangnya garing, dan mudah dikunyah), tongcai (ini adalah lobak yang diasinkan, i LOVE tongcai), dan tentunya cakwe ahahhahha. Abis makan, saya pamer sama papa, "Pa, aku abis makan bubur ayam loh di HI, hihihihi".

Nahh,, makanan berat sudah diselesaikan dengan baik. Selanjutnya kita lihat ada cemilan apa saja ya yang disajikan Signature Restaurant.



Hidangan pencuci mulut khas Makassar
Dokumen pribadi 

Ini adalah Barongko, cemilan khas Makassar. Rasanya manis, ada rasa kelapanya juga. Cemilan ini mirip - mirip rasanya dengan Lapet, yang adalah kue khas dari Sumatera Utara. Hanya, Barongko lebih banyak mengandung air dan dikukusnya sampai daun pembungkus menjadi sangat layu.



Klappertaart dengan kismis yang manis dan potongan kelapa yang garing juga kenari
Dokumen pribadi 

Lalu ada Klappertaart yang adalah khas Manado, lagi - lagi bahan dasarnya menggunakan kelapa. Cemilan ini dipengaruhi oleh bangsa Belanda, itu makanya kenapa (sebagian, biar ngga pada GR) orang Manado putih bersih dan cantik serta ganteng - ganteng, karena banyak dari mereka yang juga adalah keturunan Belanda. Klappertaartnya enak, manisnya pas, ada beberapa buah kismis di dalamnya, dan ada juga potongan kenari, kemudian ditaburi dengan bubuk kayu manis yang membuat aromanya lebih wangi.



Dokumen pribadi 

Selanjutnya ada berbagai jajanan pasar yang sangat - sangat cantik, dan enak tentunya, Ada Bika Ambon mini, Pastel, Risol, Klepon, Apen, dll.


Dokumen pribadi 

Ada juga Lapis Legit (lapis legit ini bikinnya sangat susah dong, telurnya bisa 40 butir.. ahhh aku menyesal tak mencicipinya huhuhuhuu), Lapis Surabaya. Aneka coklat, Macaron, dan banyaaakkkk lagi.

Terkakhir ditutup dengan eskrim Vanilla dengan Rasberry Sorbet bertoping Oreo yang sengaja ngga aku post fotonya, coz it will makes you drooling... hihihihihi.

Sekali lagi THANK YOU SO MUCH Hotel Indonesia Kempinski dan tim (Natalia AtmajaNatassja Isabelle, Theresia Aprilia) untuk kesempatannya. Chef Petty Eliot, untuk berbagai makanan khas Sulawesi dan Maluku yang disajikan, juga untuk semua chef Signature Restaurant yang turut berpartisipasi untuk menghidangkan makanan - makanan istimewa lainnya (mereka ramah dan murah senyum, so happyyyy). Tim Service Signature Hotel yang sangat sangat ramah, sopan, dan informatif, dan untuk semuanyaaaa pokoknya, hihihihihi.



Semoga tulisan ini bisa bermanfaat yaaaa, ayooooo segera meluncur ke Hotel Indonesia Kempinski biar bisa icip - icip masakan chef - chef hebat.


Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik


Terima kasih. Have a good day...  
Jangan lupa follow - follow aku yaaa.. hihihi

TWITTER   |   INSTAGRAM   |   Google+


13 comments:

  1. OMG dari interior sampe makanannyaaaaaaaaaaaaaa... ga nahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aihhhhh tahannn mba Yuuuu... hahahhaha.. Maafffinnnn yaaa kalau bikin laperrrr.. huhuhuhu... Jangankan mba, aku aja lapar.. huhuhu *curhat

      Delete
  2. lw siapin kresek gak tuh mak (ala ala emak emak dipestaXD ).
    BT gw akh cuman liat gambar doank, hahahaha~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahhaha, ya kali mak.. Macam kekurangan makan.. Hahhahhaha.. Pantang itu.. hahahha

      Dirumah gw ada Sop Iga, Ikan Sarden Sambel Kacang, sama Rendang Sapi... Mauuu???

      Delete
  3. Bikin ngileeeeeeeeeeeeeeeeeer~~~ Aku lagi program penggendutan badan, kalau ke sana, pasti ludes semua itu hahaha~

    BTW, dulu, duluuuuuuuuu banget pernah nginep di sana, taun 2008 apa ya, aku lupa XD Tempatnya nyaman, dan emang makanannya enak sih, tapi makanan juga tergantung kokinya XD

    http://farrelandmerry.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Puk puk puk, ayukkkkk dateng ke Jakarta trus nginep lagi, sekalian mengenang masa lalu dan makan - makan lagi hahhahahahhahah... Yukkkkkk, cepetttttt pesen tiketnyaaaaa trus RSVP roomnyaaaa hahahhahhahaha.

      Delete
    2. Hahahaha~ Masih ngumpulin budgetnya saaaaay~ Ke Jakarta ternyata gak murah, semahal Bali XDDD~

      Delete
    3. Ngga kok, ngga semahal Bali. Eh bali juga ga mahal2 amat (kecuali tiket dan penginapan tertentu ya). Pinter2 cari informasi dulu sebelumnya kesini.

      Delete
  4. Waduh de, isi postinganmu mencakup semuanya..bukan cuma bikin lapar dan pgn makan disana... tapi pengen nginep disana juga...wish wish wish ^________^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amen. Amen. Amen kakak..
      Aahahahahha... Ayokkk nginep nginep nginep.. Bawa anak - anak jangan lupaaaa. Yayyyy.. Hahahhahahaha.

      Delete
  5. Replies
    1. Aduhhhhh ampunk akuuu kakakkkk,, puk puk puk. Jangan makan yaaaaaa, diet diet... Ayo inget kebaya.. huhuhuhu

      Delete
  6. Aku baru baca tulisanmuu.. lengkap skaliii....keren.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir, silahkan tinggalkan pesan atau pertanyaan. Have a good day *\(^o^)/*

You May Also Like