Sunday, September 22, 2013

PLANTS : Lidah Mertua "Sansevieria" Menyerap Radiasi


Mama nih selalu bilang yah : "Ini lidah mertua taro aja di dalam kamar, kamu kan suka main komputer biar mengurangi radiasi".

Nahhhh lohh… Kece banget ini tanaman yg suka "kebuang" a.k.a layu ngga keurus di pinggir jalan atau di depan rumah orang atau jaman - jamannya di kampus lidah mertua banyak banget malah, tapi ditaro gitu ajah ada yang sampe kuning - kuning coklat pinggir daunnya krn ngga dirawat.

Wahhhhh ternyata banyak loh khasiatnyaaa.. Coba - coba cari info dr om Google dan baca beberapa blog orang kesimpulannya khasiat lidah mertua ini banyakkkk ajah loh, diantaranya :

  • mereduksi radiasi gelombang elektromagnetik 
  • menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas (dipotong - potong dgn ukuran sedang)
  • menyerap polutan
  • mengeluarkan O2 dan menyerap CO2 (wahhh kece, bsk langsung tambah deh di kamar hehehhe)
  • getahnya : antiseptik
  • akar : hair tonik / obat wasir
  • daun : bila dibakar, untuk sakit kepala. Bila direbus, untuk diabetes 
  • obat batuk


Jenis - jenis (sumber) :

1. Sansevieria Cylindrica (Angola)
  1. Rimpang tebal menyerupai batang atau akar tunjang tanaman berkayu, tumbuh didalam tanah hingga kedalaman 30 Cm, tergantung pada subspesiesnya.
  2. Daun berbentuk silinder dengan diameter 1 sd 3 Cm.
  3. Daun tumbuh roset terdiri dari 3 sd 4 daun yang panjangnya 45 sd 140 Cm.
  4. Daun tumbuh dengan ujung meruncing.
  5. Permukaan daun tidak rata, tidak mengkilap, dan berwarna hijau muda.
  6. Perbanyakan dengan stek batang atau menumbuhkan rimpang yang bermata tunas.
  7. Ada beberapa macam Cylindrica yang berbeda menurut ukuran diameter dan panjang daunnya.

2. Sansevieria Patens (Afrika Timur : Kenya,Tanzania & Uganda)
  1. Rimpang tebal berserat, liat dan lebih pendek dibanding dengan Sansevieria Cylindrica.Rimpang tumbuh didalam tanah dangkal, terkadang menonjol diatas permukaan tanah, dan sering bercabang.
  2. Daun tebal berbentuk silinder berdiameter 1 sd 2 Cm berwarna hijau gelap dan panjangnya 15 sd 30 Cm.
  3. Daun muda yang baru tumbuh dari rimpang atau tunas baru berbentuk pipih melekuk setengah lingkaran, sedangkan daun dewasanya berbentuk silinder.
  4. Diujung daun muda dan daun tua terdapat duri berwarna coklat kemerahan.
  5. Dipermukaan daun terdapat lekukan longitudinal yang dangkal, sehingga tidak terlihat nyata.
  6. Warna daun hijau muda diselingi bercak horisontal melingkari daun dengan warna lebih gelap daripada warna dasar daun.
  7. Perbanyakan dengan stek batang atau pemisahan anakan.

3. Sansevieria Trifasciata (Nigeria Selatan)

  1. Rimpang tumbuh merayap dipermukaan tanah dangkal.
  2. Daun tebal berair membentuk helaian tegak yang menyatu dipangkal rimpang.
  3. Daun berjumlah lebih dari 6 helai dengan lebar 5 sd 8 Cm dan panjang bisa lebih dari satu meter.
  4. Ujung daun meruncing,tetapi tidak berduri. Beberapa jenis memilikiciri khas berupa pinggir dan bagian tengah daun berwarna kuning longitudinal, baik tegas maupun tersamar dengan warna dasar daun.
  5. Daun tumbuh didalam tandan berwarna putih kehijauan dengan benangsari berjumlah enam.Di setiap tandan yang tumbuh tegak terdapat puluhan mahkota bunga yang pada beberapa jenis pada saat malam hari mengeluarkan aroma harum.
Beberapa jenis Sansevieria Trifasciata diantaranya : Lorentii, Bantel’s sensation, Futura, Hahnii, Hahnii medio picta, Golden Hahnii, Moonshine, Nelsonii, Silver Hahnii, Lilian true, Silver queen.


4. Sansevieria parva atau Kenya Hyacinth (Kenya)

  1. Rimpang tumbuh pendek didalam tanah dan anakan tumbuh berimpit dengan tanaman induk.
  2. Daunnya tumbuh tegak memanjang dengan panjang 20 sd 40 Cm dan lebar 1 sd 2 Cm.
  3. Daun tumbuh roset terdiri dari sekitar 12 daun per tanaman, berwarna hijau muda dan terdapat hijau tua melingkar menyerupai cincin yang beraturan sepanjang daun.
  4. Banyak jenis Sansevieria parva ini yang berdaun lurus dan melengkung dengan bermacam- macam corak, serta ada juga yang variegata.

5. Sansevieria Downsii Chahinian (Malawi utara)

  1. Daun muda berbentuk bulat dan berwarna hijau keperakan dan akan menjadi hijau tua setelah dewasa.
  2. Panjang daun sekitar 30 Cm, berbentuk meruncing dari ujung ke pangkal dan memiliki duri.
  3. Perbanyakan dapat dilakukan dengan memisahkan anak dan stek daun tua.
  4. Terdapat Sansevieriadownsii Variegata yang sifatnya relatif stabil, baik dari anakan maupun yang dihasilkan dari stek daun.

6. Sansevieria Scabrifolia

  1. Memiliki daun yang lebarnya 1.5 sd 2.5 Cm dan panjang 30 sd 40 Cm, berwarna hijau muda dengan jumlah daun 10 sd 15 helai membentuk susunan roset.
  2. Daun relatif tipis dibanding dengan jenis sansevieria lainnya dan terkadang bergelombang.
  3. Anakan banyak tumbuh didekat tanaman induk.

7. Sansevieria Halii (Zimbabwe)

  1. Daunnya sangat tebal, membentuk lekukan setengah lingkaran dan berujung tumpul.
  2. Tepi daun muda berwarna coklat muda dan mengering seiring dengan bertambahnya umur.
  3. Anakan pertama kali terbentuk sebagai daun tunggal dan pertambahan daun selanjutnya sangat lambat. Anakan hasil stek daun menghasilkan tunas berdaun lebih dari 1 helai.
  4. Bunganya berwarna putih keunguan, namun pada kondisi sangat kering tanaman menghasilkan bunga bertangkai ungu kehitaman dan bercabang yang letaknya bersembunyi hampir didasar tanah.
Sansevieria halii ini ada 3 jenis : Halii Base ball, Blue bate serta lundii bate.


8. Sansevieria Kirkii (Anzania)

  1. Beragam bentuk daunnya , namun mudah dikenali karena daunnya tebal dengan sedikit mengandung air dan bentuknya agak bergelombang.
  2. Panjang daun sekitar 30 Cm, pinggir daun berwarna merah marun dan mengering sejalan dengan pertumbuhan umurnya.
Beberapa jenis Sansevieria Kirkii : kirkii Pulcra (daun berwarna khas yakni hijau kecoklatan seperti warna tembaga, sehingga disebut juga Kirkii Coopertone, panjang daunnya bisa mencapai 1 meter); Kirkii Superclone (MenyerupaiKirkii pulcra, tetapi tumbuh tegak dan roset, diantara warna tembaga pada hijau daun terdapat bercak putih keperakan dengan susunan daun yang rapi, Anakan berada agak jauh dari indukannya dan tumbuh dari rimpang yang sedikit berkayu).


9. Sansevieria Masoniana (Congo)

  1. Rimpang besar, terkadang menggelembung dan tumbuh diatas permukaan tanah (keindahan rimpang ini sering ditonjolkan oleh para Hobiis).
  2. Daun berbentuk Elips,tebal, dan pinggir daun berwarna merah.
  3. Panjang daun dari yang pendek sekitar 20 Cm hingga bisa mencapai 1.5 meter.
  4. Duduk daun berputar di dasar buku rimpang, selain itu jarang ditemukan helai daun sempurna dalam satu rangkaian.

10. Sansevieria Pinguicula (Kenya)

  1. Memiliki akar / perakaran yang sangat kuat.
  2. Bentuk daunnya yang tebal, ujung runcing dan terdapat duri berwarna coklat
  3. kemerahan.
  4. Tumbuh stolon dari ujungnya yang kemudian menjadi tunas baru
  5. Jenis ini tergolong lambat pertumbuhannya.

11. Sansevieria Sinus Simiorum (Malawi selatan)

  1. Daun berbentuk silinder, berwarna hijau tua permukaan halus, tumbuh seperti kipas dengan jumlah 3 sd 4 helai daun saja.
  2. Diameter silinder 2.5 sd 3 Cm
  3. Pertumbuhannya tergolong lambat dan anakannya relatif sedikit.

12. Sansevieria Canaliculata (Somalia & Madagascar)

  1. Daun berbentuk silinder halus berwarna hijau muda, denga diameter sekitar 1.5 Cm dengan ukuran panjang tergantung pada bibitnya.
  2. Anakan berasal dari rimpang dan melekat dengan tanaman induknya.
  3. Tanaman yang berasal dari stolon biasanya lebih pendek dibandingkan dengan yang dari rimpang.


Yuk mulai taro lidah mertua ini dikamar kamu, deket laptop atau komputer. Lumayanlah sedikit mengurangi radiasi kannn..



 Tipsnya :
Pilih aja Sansevieria yg kecil - kecil dan taro dalam pot kecil trus diluarnya dipakein pot lagi deh dan diatasnya dikasih bebatuan biar kelihatan lbh bersih dan cantik.
(Pot Putih : Daiso Rp. 22.000,- |  Batu - baru : Ace Hardware)




Selamat mencoba ya....

2 comments:

  1. Wahhh mantapp benerr,, tp emang taro nya harus dkt si laptop gt? Kl yg penting ditaro dikamar aja ngaruh ga? Belinya dmn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pun krng begitu ngerti klo ditaro hrs deket apa ngga tapi logikanya sih taro aja deket, jadi kan antisipasi. Yg dikamarku kecil kok,, diambil dr beberapa anakannya.

      Beli bisa aja sih yg udh cantik tinggal dipajang, tp bentul tertrntu harganya mahal. Sementara dijalan2, dikampus, depan rmh org suka ada n suka ngga dirawat. Ambil/minya aja sedikit hhahahaha. Aku jg taro di kamar mandi loh.. Hehe.

      Panjanglah deket laptop/komputermu, km tiap hari kan ngerjain tugas.

      Delete

Terima kasih sudah mampir, silahkan tinggalkan pesan atau pertanyaan. Have a good day *\(^o^)/*

You May Also Like