Syarat Menjadi Istri Prajurit (Tentara)

 
Apa sih syaratnya jadi istri prajurit/tentara ?
Susah ngga sih? Katanya ribet? Bener ngga?

Sama seperti kalian, aku juga pernah mencari tau tentang bagaimana dan apa saja sih syarat untuk menjadi istri prajurit (TNI AD). Dari hasil pencarianku, googling sana - sini, aku banyak menemukan blog yang seolah - olah berisi tulisan tentang syarat menjadi istri tentara. Tapi nyatanya bisa dibilang dari berpuluh - puluh blog yang ada, hanya ada 2 - 3 blog yang (menurut aku) ceritanya benar adanya, yang lainnya hanya tulisan sederhana yang kurang dapat menjelaskan prosesnya.

Karena itu aku membuat tulisan ini untuk memberi sedikit gambaran sama kamu yang mungkin sedang menjalani hubungan yang serius dengan tentara dan berencana menikah.

Kamu pasti penasaran gimana sih prosesnya, gimana sih kehidupan setelahnya, memang benar ya kalau jadi istri tentara itu banyak aturannya? ngga boleh ini dan ngga boleh itu?. Iyes, pertanyaan yang sama juga sempat aku tanyakan dalam hati.

Tapi hal pertama yang harus kamu tau adalah : siapapun yang akan mengajukan diri menjadi calon istri prajurit TNI haruslah memenuhi berbagai syarat dan melalui proses yang SAMA.

Tolong dipahami dengan baik ya, sama yang aku maksud adalah prosesnya (melakukan pengajuan, tes kesehatan, menghadap, dsb) tapi caranya bisa saja berbeda tergantung satuan masing - masing.


 Kegiatan penyemaian tanaman sayur hidroponik di Batalyon


Sebelum kamu memutuskan untuk menikah dengan tentara, sebaiknya kamu mempersiapkan mental kamu dengan baik. Karena menjadi istri tentara tidak mudah. Persiapannya jauh lebih ribet dan jauh lebih jelimet dan jauhhh lebih detail dari yang dibicarakan orang. Persiapan surat - suratnya harus benar dan rapih dan lengkap sesuai aturan (tidak ada toleransi untuk ini), lalu persiapan fisiknya harus baik (sehat jasmani dan rohani), terakhir persiapan mentalnya harus haruss harusss benar - benar mantap. Malah menurut aku mental adalah hal yang paling utama untuk dipersiapkan ketika kamu mulai menjalin hubungan serius dengan seorang tentara. 


Lomba Vocal Grup

MENTAL


Ketika menikah dengan seorang tentara itu artinya kita menikah dengan aturan di dalam Tentara Nasional Indonesia. Kita harus turut dan tunduk pada segala aturan yang berlaku di dalam TNI, tidak ada toleransi loh ya hihihihi. NKRI itu yang paling utama dan terutama, keluarga akan jadi yang kesekian.  

Kalau kamu adalah anak cengeng, anak manja, pembangkang, ngga suka aturan, ngga bisa dikasih tau dan egois. Better kamu mengundurkan diri dan cari pacar lain selagi bisa (karena kedepannya kamu bukan hanya akan menyusahkan orang banyak tapi kamu juga akan menyusahkan diri dan masa depanmu sendiri) hahahahhaha.

Kalau kamu suka jadi pusat perhatian, suka dugem, pakai baju - baju yang kekurangan bahan dan berjendela dimana - mana, suka dengan tato, tindik atau suka dengan gaya rambut warna - warni dari pink, ungu sampai grey dan berencana untuk tetap hidup seperti itu. Better kamu langsung balik kanan juga deh.

Karena menjadi istri prajurit TNI AD, artinya bersedia berbagi suami dengan negara. Berbagi suami dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai prajurit. Bersedia mengesampingkan keinginan dan meredam segala ego serta kesenangan pribadi untuk mengabdi dan mengalah dan bersikap sederhana.


Kegiatan penimbangan bayi, batita, balita dan donor darah


Hidup di lingkungan TNI juga harus sederhana, tidak ada yang berlomba - lomba untuk terlihat lebih menonjol, semuanya sama. Tidak perduli kamu sekaya apa, tapi ketika masuk ke lingkungan TNI kita harus menurunkan ego dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. 
  

Kegiatan penyemaian tanaman sayur hidroponik di Batalyon

Sanggup?

Kalau kamu sanggup dengan aturan yang ada, then go a head dan persiapkan kelengkapan surat - suratnya. Tentang surat - surat yang harus dipersiapkan dan apa saja yang perlu kamu lakukan sebelum kamu siap menghadap para pimpinan.

Semua calon istri Tentara Nasional Indonesia harus melalui beberapa proses untuk akhirnya bisa mendapatkan surat ijin menikah dari Asisten Personil (untuk Bintara dan Tamtama) atau Panglima (untuk Perwira).

Untuk pengurusan surat ijin menikah bagi TNI AD aku bagi dalam beberapa tahapan supaya lebih gampang dimengerti. Tapi, beda kesatuan, beda wilayah, beda pimpinan bisa juga ada perbedaan cara pengurusan surat - surat loh ya. Jadi keterangan dibawah ini berdasarkan pengalaman aku yang bisa kamu gunakan sebagai gambaran garis besarnya saja. 

TAHAP 1


Mengurus surat - surat pribadi yang menyangkut data dari calon istri. Pastikan semua data - data kamu adalah benar dan sama satu dengan yang lainnya untuk mempermudah kamu lanjut ke proses berikutnya. Kalau misalnya kamu lahir tahun 1990 trus di KTP tertulis 1988 (dipalsuin supaya lebih cepet punya KTP/SIM), better kamu ganti dulu deh yang sesuai dengan akte kelahiran. Umur ngga usah ditua - tuain, tar juga tua sendiri hihhihihi.

Akte kelahiran

Ijazah SD, SLTP, SLTA, Universitas 
Sebaiknya semua surat sudah dilegalisir.

Kartu Tanda Penduduk
Calon istri dan juga KTP ayah dan ibu dari calon istri.

Kartu Keluarga

Keterangan Belum Pernah Menikah
(Formnya bisa kamu minta dari RT, lalu isi sendiri dengan tulisan tangan kamu dan tandatangan diatas materai lalu kamu mintakan tandatangan dari pejabat RT dan RW).

Surat Pernyataan Orang Tua
N1 (surat keterangan untuk menikah)
N2 (surat keterangan asal usul)
N4 (surat keterangan orang tua)
Semua surat ini diurusnya di Kelurahan 

Surat Keterangan Domisili 
(calon istri, ayah calon istri/suami, ibu calon istri/suami)
Surat yang menyatakan bahwa kamu benar - benar berdomisili di kelurahan dan kecamatan sesuai dengan KTP kamu. Suratnya bisa diminta dari pihak kelurahan yang sesuai dengan KTP lalu dan ditandatangani oleh pejabat Lurah. Lalu kamu bawa sendiri surat ini ke kecamatan dan minta tandatangan dari pejabat Camat.

Surat Persetujuan Orang Tua/Wali Calon Istri
(juga untuk Calon Suami)
Surat ini ditandatangani oleh kedua orang tua dan mengetahui pejabat Lurah dan Camat, format suratnya bisa kamu mintakan dr calon suami.

Surat Pernyataan Kesanggupan Calon Suami/Isteri.
Mengetahui pejabat lurah dan ditandatangani oleh calon isteri diatas materai. Kesanggupan untuk menerima dengan sukarela segala akibat sebagai isteri TNI AD, dan juga kesanggupan untuk mematuhi dan tunduk kepada peraturan Perkawinan, Perceraian dan Rujuk yang berada di lingkungan TNI AD.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
Selain SKCK untuk calon istri, calon istri juga harus mengurus SKCK ayah dan ibu, karena nantinya akan disertakan dengan surat yang lainnya. 

 TAHAP 2


Pengurusan Surat - Surat


Kamu dan calon suami akan pergi ke beberapa tempat untuk memberikan kelengkapan surat diatas tadi (sesuai dengan kebijakan di tempat calon suami bertugas) dan melakukan berbagai tes lisan dan tulisan. Pada tahap ini kamu masih menggunakan pakaian bebas rapih (ngga usah pake makeup berlebihan, ngga usah pake perhiasan berlebihan, rambut ngga usah di cat warna warni, biasa aja), sementara itu calon suami menggunakan pakaian dinas.

Persiapkan diri, tidur yang cukup sebelum pergi, minum air putih yang banyak agar konsentrasinya oke. Siapkan juga pulpen yang enak dan posisikan dudukmu senyaman mungkin.

TAHAP 3


Waktunya untuk memeriksakan kesehatan jasmani dan rohani. Rumah sakit yang dituju adalah Rumah Sakit Umum TNI AD tergantung dimana lokasi suami berdinas.

Pada saat pemeriksaan kesehatan ini, calon isteri sudah menggunakan Pakaian Seragam Kerja (PSK) Persit Kartika Chandra Kirana, lengkap dengan tas dan sepatu yang sesuai dengan aturan Persit, tapi belum menggunakan pin Persit.

NOTE :
Ketika kamu sudah menggunakan PSK Persit, itu artinya kamu HARUS mengikuti aturan untuk penggunaan baju tersebut. Seperti : rambut hitam harus dicepol dengan jepitan hitam polos (tanpa blink2), kalau yang pake hijab monggo gunakan hijab yang sudah tersedia (jika mau menggunakan ciput, ciputnya hitam polos tanpa renda dan modelnya biasa). Lalu TIDAK menggunakan aksesoris apapun selain jam tangan hitam polos. Diperbolehkan menggunakan anting tusuk mutiara polos (tanpa blink2).

Sebaiknya kamu membeli bahan PSK di Seksi Ekonomi Persit dan menjahitkan PSK di penjahit yang sudah biasa menjahitkan pakaian PSK ibu - ibu di tempat kedinasan suami. Supaya tidak salah model dan ukurannya sesuai. Panjang rok PSK tidak boleh diatas lutut loh ya, tidak boleh junkies dan tidak boleh sempit. Jika tidak sesuai dengan aturan, biasanya kamu akan disuruh jahit ulang. Bahan PSK tidak murah dan tidak mudah didapatkan, uang jahitnya juga tidak murah. Jadi pastikan sesuai aturan.


TAHAP 4


Setelah dinyatakan layak dan memenuhi syarat, maka calon suami sudah boleh membawa calon isterinya untuk menghadap ke beberapa orang dikesatuannya. 

Mulai saat ini sampai ke proses berikutnya, calon istri diwajibkan menggunakan seragam PSK lengkap dengan tas dan sepatu wedges sesuai aturan Persit, tanpa menggunakan pin Persit. Sedangkan suami menggunakan seragam PDH.


Waktu aku menunggu Bapak Komandan untuk menghadap, di kantor calon suami

Beliau - beliau yang akan kamu temui adalah orang - orang yang akan mengarahkan kamu untuk menjadi Persit yang baik, agar mampu mendukung suami dalam segala kondisi dan bisa hidup berdampingan dengan baik sesama Persit.

Jangan lupa untuk menggunakan kata - kata yang sopan saat bicara dengan Bapak dan Ibu yang kamu temui. Jangan duduk dulu sebelum dipersilahkan duduk. Gunakan kata - kata "Kami" untuk menyatakan diri sendiri. Gunakan kata - kata "Siap Bapak/Ibu", sebagai pengganti kata - kata iya. Gunakan kata - kata "Mohon ijin Ibu", jika ingin berbicara, menjawab pertanyaan, bertanya, atau menjelaskan sesuatu. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih pada saat dipersilahkan duduk/minum, atau untuk setiap pujian dan saat berpamitan pulang.

TIPS :
Pastikan kamu tau tentang sejarah Persit, tujuan didirikannya Persit, visi, misi, sifat dan watak Persit. Tapi jangan sekedar menghafalkan, tapi paham juga akan arti dan filosofinya. Kamu juga harus hafal dan bisa menyanyikan dengan baik dan benar Hymne Persit dan Mars Persit. 

TAHAP 5


Setelah Komandan ACC, maka proses berikutnya adalah menghadap pada beberapa orang di Kodam/Divisi/Balakpus (sesuai dengan dimana calon suami bertugas).

Kamu akan mengadap dengan membawa berbagai kelengkapan surat - surat, diantaranya :

  • Surat Permohonan Izin Kawin 
  • Surat Pernyataan Pendapat Pejabat Agama 
  • Surat Akte Kelahiran Calon Suami/Isteri 
  • Surat Keterangan Menetap Kedua Orang Tua Calon Suami dan Isteri 
  • Surat Persetujuan dari Bapak/Wali Calon Isteri
  • Surat Pernyataan Kesanggupan Calon Suami/Isteri (bermaterai)
  • Surat Keterangan Personalia yang Menyatakan Status yang Bersangkutan
  • Surat Keterangan Dokter Militer
  • Surat Keterangan Belum Menikah/Janda dari Pamong Praja Setempat
  • Surat Pernyataan dari Kedua Calon Suami/Isteri
  • Surat Keterangan Berkelakuan Baik (Calon Isteri, Orang Tua Calon Isteri, Orang Tua Calon Suami)
  • Melampirkan N1, N2, N4 dari KUA Setempat Sesuai Domisili
  • Pas Foto Ukuran 6 x 9 Berdampingan
  • Surat Keterangan Cerai/Kematian Bagi yang Berstatus Janda/Duda
  • Surat Pernyataan Kesanggupan Merawat Anak Tiri Apabila Calon yang Bersangkutan Janda/Duda Memiliki Anak
  • Surat Keterangan Pindah Agama bagi Calon Pasangan yang Pindah Agama
  • Surat Riwayat Pendidikan
  • Ijazah Pendidikan Terakhir
  • SKHP
  • Surat Pernyataan Calon Suami dan Isteri TTD Dansat
  • Bagi yang Beragama Kristen Protestan (Surat Babtis, Surat Sidi, Surat Keanggotaan Gereja)
  • Bagi yang Beragama Katholik (Surat Babtis/Pemandian, Katekumen (Kalau Belum Dibabtis), Setifikat Kursus Pernikahan dari Gereja)

*selain surat - surat diatas ini, bisa saja ada surat lain yang harus kamu lengkapi, jadi semuanya menyesuaikan dengan petunjuk terakhir atasan suami ya.

Bersikap hormat dan santun seperti layaknya kepada orang tua, jadilah calon istri yang sopan dan ramah. Jangan lupa untuk menggunakan kata - kata yang baik dan baku. Jangan lupa juga untuk menghafal nama - nama petinggi di TNI AD dari Bapak Panglima TNI, Kasad dan jajaran dibawahnya. 

TAHAP 6


Hanya calon isteri Perwira yang akan menghadapi tahap ini. Pengalamanku saat aku dan abang lanjut berangkat ke Makostrad untuk menghadap bapak Aspers Kaskostrad (Asisten Personel Kepala Staf Kostrad) dengan membawa surat - surat diatas dan surat ijin menikah yang sudah ditandatangani oleh Panglima Divisi.

Akhir dari perjalanan panjang proses pengajuan nikah dengan perwira TNI AD dibawah Kostrad adalah menghadap ke Kaskostrad (Kepala Staf Kostrad) yang pada waktu itu dijabat oleh Mayor Jenderal TNI Cucu Somantri, S.Sos.

Disini aku sempat ditanya tentang profesinya apa, lalu aku juga bilang kepada beliau kalau aku menulis blog yang aku kelola sendiri. "Blogger? Wah, bagus sekali itu", ujar beliau. Ada rasa bangga ketika bapak petinggi di Kostrad apresiasi dengan profesi blogger hihihihi.

Beliau sempat berpesan untuk kembangkan bakatnya untuk menulis hal - hal yang baik dan bermanfaat. Setelah ini, konsentrasinya adalah pada persiapan pernikahan dan mengurus prosesi pedang pora (kalau calon kamu perwira).

Oia, kamu juga perlu tau kalau surat ijin menikah ini hanya berlaku sampai dengan 6 bulan kedepan dan prajurit TNI itu tidak boleh menentukan tanggal pernikahan sebelum surat ijinnya keluar. 


Kegiatan kunjungan Sekolah TK

Setelah melalui proses yang begitu panjang ini, aku semakin lebih menghargai pernikahan di dalam lingkup TNI AD. Tidak mudah menikah dengan anggota TNI AD (seperti halnya dengan TNI AU, TNI AL dan juga Polisi).

Proses pengajuan nikah barulah awal dari babak baru dalam kehidupan di lingkungan militer. Masih banyak hal yang harus dipelajari, masih banyak penyesuaian yang harus dilakukan, didalam organisasi, bergaul dengan ibu - ibu yang memiliki latar belakang keluarga, budaya, kebiasaan, watak, pendidikan, dll yang berbeda. Setiap hari adalah belajar, belajar dan belajar.


Kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Kamu yang mau jadi Persit, mana suaranya ???
Kalau masih sanggup, silahkan lanjut!
Kalau tidak sanggup, silahkan mundur!


DISCLAIMER!!! 

Terima kasih untuk antusiasnya akan tulisan ini. Banyak yang memperoleh gambaran dan makin semangat untuk menjalani setiap prosesnya menjadi istri Prajurit. 

Perlu diketahui bersama kalau saya memilah dan memilih komentar yang akan saya publish di tulisan ini. Saya TIDAK AKAN menjawab pertanyaan yang sifatnya "personal" atau yang berhubungan dengan kesehatan. Silahkan hal tersebut ditanyakan kepada calon anda masing - masing, karena apa yang saya sampaikan sudah lebih dari cukup.

Tentang berapa lama proses pengajuan silahkan ditanyakan ke calon suami masing - masing juga. Tolong dipahami kalau lamanya proses pengajuan itu tergantung kondisi di lapangan. Jadi saya tidak bisa menjawab karena pasti berbeda.

Banyak yang bertanya, apakah calon istri prajurit harus lulusan universitas? Atau harus dari universitas tertentu. TIDAK. Sejauh ini yang saya tau pendidikannya mulai dari SMU (saya kurang tau kalau pendidikan terakhir SMP bagaimana). Tapi kalau kamu bisa sekolah lebih tinggi lagi, kenapa tidak? Toh ilmunya akan berguna bagi kamu dikemudian hari.

Adapula yang bertanya tentang apakah harus tinggal bersama suami sementara punya bisnis di kota lain. Secara logika, kedua orang menikah tujuannya untuk bersatu membina hubungan antara suami dan istri, IDEALNYA namanya suami istri tinggal satu atap dan menjalani, mengarungi, menghadapi kehidupan besama - sama secara normal setiap harinya. Kecuali kalau suaminya sedang sekolah, tugas diluar kota atau luar negeri ya pasti kita ditinggal di asrama.

Terima kasih

CONVERSATION

115 comments:

  1. beeuh berat bgt ya mw jd istri tentara. Aku gak akan kuat, huhuhu. Wong ditinggal kuliah smp mlm aja udh nangis bombay, apalagi ditinggal smp tahunan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahha mba Enny, ayo pegangan sini kalau ngga kuat hahahahhaha. Iya mba, memang berat kalau ditinggal begitu. Tapi apa mau dikata, sudah resikonya hiksssss.

      Delete
    2. mohon ijin bu,
      saya sedang pengajuan sekarang bu,minta doanya yah ��

      tapi emang harus di hapal ya bu nama petinggi2 di TNI, dati petinggi mabesad dll ?
      Mohon arahannya terima kasih

      Delete
  2. Rubet yah Kak persiapan nikah ama tentara.. Pacar aku Polisi dan dia juga bilang persiaoan nikah ribet tapi nggak seribet nikah ama tentara yg pake tes HIV segala.. eh apakah ada entahlah..
    Yang bikin ribet juga karena perwira yah, Kak. Prosesnya lebih sulit.
    Namun setelah nikah lebih lega hahah karena meski Abangnya sering ilang buat tugas, tapi istrinya selalu dijaga.. Negara aja dijaga apalagi istrinyaa 😂😂

    Langgeng selalu Yah Kak dan terus menulis tetang kegiatan persit dan tentara.. Biar orang juga tahu lika liku menjadi bagian TNI.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahhahahaaa, negara aja dijaga, apalagi kamu hahahahhaha. Semangat mba Ajen. Pasti ribet juga, apalagi kamu akan disidang di depan banyak orang dan ibu - ibu Bhayangkari lainnya.

      Jangan lupa minta diajarkan etikanya saat ketemu sama atasan dan senior ya Jen. Aku tunggu cerita pengajuannyaaa hahahahha.

      Delete
  3. berpacaran hingga menikah berikut mengikuti aturannya. Jadi ingat kakak seorang tentara. disiplin bingit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, apalagi ketika sudah masuk dan beraktifitas didalamnya, harus taat dan patuh sama peraturan hihihihi. Terima kasih sudah mampir.

      Delete
  4. Ya allah ribetnyaa....
    Kayaknya lbh susah drpd cari restu orangtua ya? Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahhaha, iya mba Tia. Kayaknya lebih susah ya hihihihi. Tapi demi cinta, gunung pun kan kudaki, laut kusebrangi hihihihi.

      Delete
  5. Huaaaa panjang, tapi aku nangkep sama apa yang diulas kak Roos. Mudah-mudahan calon2 yg mau nikah sama prajurit tercerahkan dg tulisan ini. Komplit banget

    Btw aku baru tau kalau ternyata jepit rambut aja nggak boleh ada blink2 ya kak, cepolnya jg hrs hitam polos. Aaaakkk aksesoris jg hanya jam tangan. Wuih keren aturannya :) karena semua sama ya di mata tentara, tdk ada kaya dan miskin.

    Thanks sharingnya kak roos aku jd tau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa Mei, mudah - mudahan bergunaaaa ya. Iyes, semuanya polos - polos aja, lumayan jadi murah meriah hihihii. Simpel, sederhana. Terima kasih yaaa sudah mampir.

      Delete
  6. Kalau aku mungkin tak sanggup ka roos... mungkin ngikutin tes buat jadi istri tentara sih bisa diusahakan tapi pas nanti beneran jadi istrinya trus ditinggal-tinggal ku tak mauuuuuu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahhah, demanding banget ya Mir hahhahaha. Kebanyang kan lagi hamil ditinggalin. Nahhh aku nih lagi ditinggalin ujian 2 hari hahhahahaha.

      Delete
  7. wah tulisannya sangat menambah wawasan
    sebelumnya saya tidak pernah membayangkan bagaimana proses pernikahan untuk para abdi negara
    ternyata seperti ini proses nya
    luar biasa
    saya salut dengan didikan para abdi negara ini
    ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Iin, salam kenal. Terima kasih sudah mampir yaaa. Iya, ini sebagian dari proses pengajuannya saja, proses penyesuaian dlm kehidupannya lebih sulit lagi hihihihihi.

      Terima kasih ya mba :* semoga selalu dengan kedisiplinan seperti ini supaya Indonesia jadi lebih baik.

      Delete
  8. Panjaaaaaaaang, ternyata enggak mudah ya mbak? :D
    Iya ya, mental itu penting.
    Saya aja yg suami suka keluar kota (paling lama sebulan) udah mumet apalagi tahunan :D
    Btw Pak Kaskostradnya kece ya tahu apa itu blogger, memberi apresiasi pula :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Panjaanggggg hahahhahaha. Nah itu dia, tapi kalau ditinggal kan ada Persit jadinya ada distractionnya mba. Kapan - kapan aku cerita tentang organisasi Persitnya ya.

      IYES! Beliau pergaulannya luas, update sama hal - hal terkini. Beliau bintang 2 loh mba. Kerennnn yaaaa.

      Delete
  9. berat dan terlihat ribet tapi menyenangkan ya, mbak. Mirip-mirip sama jadi istri polisi, teman saya ada yang cerita juga ribtnya saat proses, tapi menyenangkan setelahnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Uni, perjuangannya seru, berminggu - minggu mengurus ini itu sampai dengan ACC Panglima. Priceless banget.

      Delete
  10. wow, ternyata begini prosesnya to, sampe mikir, ini mau nikah apa daftar CPNS, bawa SKCK dan ijazah segala, mantaplah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, nikah sama prajurit ngga sesimpel daftar CPNS mba :))) komitmennya seumur hidup.

      Delete
  11. wah banyak juga ya syaratnya

    ReplyDelete
  12. Beughhh..persyaratan administrasinya ngeriiii..

    Ada gak sih kejadiannya yang batal gitu di tengah jalan karena gak lolos urusan berkas-berkas gini? Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihihi. Ada mba, yang mentalnya nanggung berenti tengah jalan hihihihi.

      Delete
  13. Ahaaaayyy akhirnya ada yang nulis dengan lengkap kap kappp.. sundul biar Page One Google hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ijin ibuuuuu, terima kasih sudah berkenan mampir. Siap. Ditunggu next post kami ya ibu hihihihihi. Amennnnn. Go Page One haahahhaa.

      Delete
  14. Ya ampun, bacanya aja udah ngos-ngosan, apalagi jalananinnya. Alhamdulillah dpt suami yang cuma diharapkan jadi tentara dengan postur tentara tapi ga jadi tentara beneran....wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahahhaha Machannnn, kalau udah niat jadinya seru kok mMchan hihihihi. Asikkkk ya badannya ttp oke dan tak perlu berbagi hihihihi.

      Delete
  15. Saya waktu aktif di organisasi wanita sering bergaul dgn ibu ibu persit. Mereka mmg anggun dan terdidik disiplin spt suaminya.
    Pakaiannya sederhana tp ttp cantik dan manis.gaya bicara mereka luwes dan terjaga.trnyata mmg dididik melalui organisasi persit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, terima kasih ya mba. Iya, kalau sudah pakai seragam harus sederhana. Aturannya baku sekali. Semoga kami tetap selalu seperti itu. Terima kasih sudah mampir mba :))

      Delete
  16. Banyaak banget surat-suratnya mbak :D saya ditinggal suami lembur sampai malam aja udah manyun.. huhuhu... hebat para istri prajurit *acung jempol*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehhe, makasihhh mba. Ditinggal lembur bawaannya kangen yaaa hihihi ciye ciye

      Delete
  17. Ternyata prosesnya sangat panjang sekali. Mungkin untuk yang tidak sabaran, bakal nggak kuat di tengah jalan ya mbak... ini baru menikahnya. Aku sudah membayangkan kehidupan sehari-harinya pasti harus selalu disiplin ya mbak... nggak boleh jadi istri yang hobi malas-malasan huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Vindy, panjang dan susah juga. Yang ngga kuat mental lebih tepatnya mba, akan mundur teratur hahahahhaha. Ada dong waktunya bermalas - malasan dan refreshing hihihihi. Atasan juga punya toleransi yang tinggi sama ibu - ibu kok.

      Delete
  18. UUNTUNG GAK NERIMA DINIKAHI,. walo udah PDKT telpon2 nan,, dilarang kesanakemarii capekk dehhh
    HAHAH
    gak sanggup cinn ditinggal2.
    terus wajah2 nya serem2
    cakep paling satu diantara ratusan
    syukur dpt suami karyawan swasta dii consumerGoods
    always ada waktu dan berbagai produk makanan dirumah kwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, setiap orang akan diberikan pasangan yang sepadan sesuai dengan kesanggupan kita. Tuhan baik banget kok :)) kalau kita ngga sanggup, maka ngga akan dikasih prajurit hihihihi.

      Delete
  19. That's why Omaku sangat disiplin banget karena Opaku tentara. Sopan-santun, tata bicara, bahkan di meja makan aja pake aturan table manner. Luar biasa.

    Liat list syarat jadi istri tentara luar biasa banget. Wkwkwkwk. Makanya katanya nikah 3 kali, di kesatuan, agama, dan sah secara negara. Hahaha.

    Kalo ga sanggup "Ragu-ragu? kembali!" Hehehe.

    Semangat selalu dan langgeng ya ka Roos.

    Love,
    Zia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Ziaaaa, salut. Kalau para orang tua (apalagi) yang udah opa sekarang memang luar biasa, mereka lebih sopan, santun, lebih disiplin. Aku ikut bangga.

      Iyessss, hahahahhahaha. Nikah 3x perjuangannya selamanya hahahahha. Terima kasih mba Ziaaaa. MWACH.

      Delete
  20. makin slaut sama ibu2 persit. kalau udah jodoh dan cinta, seribet apapun pasti gkan balik kanan. begitu hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, terima kasih mbaaaa udah jodoh yaaa. Ngga bisa balik - balik kanan lagi hihihihi.

      Delete
  21. Duh surat2nya banyak amat ya hehehe kebayang ribetnya ngurus ktp sendiri aja ribet. Btw kakek sy dr pihak bapak dan ibu sm2 TNI AD tp blm ada anak atau cucunya jd TNI atau dpt mantu TNI hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Rina, banyakkk euy. Rempongs hihihi. Nanti anak - anak mba Rina jadi tentara aja mba. Seruuuu.

      Delete
  22. Berarti saya emang gak cocok jadi istri tentara. Suami ditugasin ke luar kota aja, baru 2 haru udah saya susul hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahhahahaha, disusul mba? Kangen parah yaaa hahahha. Tapi lucu juga sih kalau suaminya tentara trus nyusulin ke tmpt tugas hahhahahah. Kalau di ujung Indonesia gimanaaa hahahhaa.

      Delete
  23. vani kece bangeettttt, duh sabar banget pastinya ya ngurus ini itu hahaha
    demi abang apa yang ngga ya van hihihi <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Olaaaaa hahahah. Komitmen sehidup semati La, ngga main - main hihihihi. Makanyaaaaa maafkan kalau aku syibukkk huhahahahhahaa.

      Delete
  24. Wow luar biasa perjuangannya ya Mbak...

    ReplyDelete
  25. Alhamdulillah akhirnya menemukan informasi yang saya cari2 selama ini, dimana pembahasannya sangat2 detail ketimbang informsi yang sudah saya baca sebelumnya. Ibarat makanan mah, paket komplit, Mba. Hahaha. Meskipun proses jlimet, kalau dijalani dengan ikhlas akan terasa mudah, ya, mba. Semoga nanti saya dan abg dipermudah tanpa ada halangan apapun dalam proses pengajuan. Oiya, mba, kalau bintara juga sampai ke divisi ya? Mohon petunjuk hihi
    Keep sharing. Ditunggu postingan selanjutnya! Xoxo
    Salam kenal,
    Mala.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, terima kasih sudah mampir. Bintara dan Tamtama dibawah Divisi 1 dan 2 akan ke Divisi juga tapi tidak ke Makostrad. Selamat berjuang ya. Jadilah Persit yg baik yang patuh sama aturan dan juga membanggakan. Good luck :))

      Delete
  26. Sebelumnya perkenalkan saya mahasiswi umur 20thn. Terima kasih untuk tulisan nyaa kakak, sangat membuka wawasan saya mengenai ketentuan menjadi istri seorang anggota TNI. Kebetulan kekasih saya juga seorang yg berprofesi demikian, kami telah menjalin kasih sejak kami SMA. Dan saat ini dia ditugaskan di luar kota asal kami. Semoga sajaa yaa saya bisa merasakan riwet nya persyaratan seperti diatas hihihi Aamiin
    riwet riwet tapi membahagiakan sepertinya..
    Saya yg kemarin ditinggal pendidikan dan LDR'an beda kota saja sudah harus ekstra sabar, mencoba mengerti dan menahan diri untuk tidak bersikap egois dengan kemauan diri sendiri sedangkan keadaan seorang TNI di batalyon nya pasti lebih keras dari yg kita bayangkan.
    Saya semakin kagum dengan istri TNI, persit Luar Biasa ❤

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir Afifah. Semoga langgeng ya. Sabarlah sepanjang waktu, karena kesabaran adalah kunci dari semua keberhasilan. Kamu masih 20 tahun, long way to go :)) perjuangannya masih panjanggggggg.

      Delete
  27. Keren.. Salut banget sama perjuangan2nya.. Ini bermanfaat banget Mba.. :) Semoga mental saya bisa kuat juga, hihi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir. Amen, semoga berhasil ya.

      Delete
  28. Baru baca aja udah dag dig dug apa lagi nanti jalaninya. Hehehe
    Gak bisa kebayang deh

    ReplyDelete
  29. Whoaaa salut banget baca cerita ttg menjadi istri tentara ini 😄 makin hormat dengan ibu2 Persit. Om kebetulan juga TNI AD tp sudah pensiun.

    ReplyDelete
  30. Tpi klu ada psangan yg beda agama n mau mnikah. Dan si perempuan nya mmutuskn utk ikut agama calonnya, itu bagaimna?? Apa ttp dibolehkn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau memang sudah ada kesepakatan untuk pindah agama ya pindah saja dulu baru pengajuan nikah. Diatas saya tidak membahas tentang agama, artinya semua yang mengajukan nikah sudah sepaham tentang agama.

      Delete
  31. keren banget mbak perjuangannya..

    ReplyDelete
  32. kau mau nanya dong...
    test kesehatan apa saja yang akan kita jalani tuk menikahi seorang perwira ??
    makasih kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga hanya untuk Perwira ya mba, tp secara keseluruhan. General cekup pada umumnya rontgen, darah, urine, dll. Untuk lebih jelasnya better tanyakan sama calon suami, takutnya ada perbedaaan aturan di setiap satuan.

      Delete
  33. Hallo kak kebetulan pas banget nih aku pacarnya tentara emang dari awal udah tau kalau bakalan seribut itu tapi selalu percaya kok segala sesuatu itu kalau mau berjuang pasti ada hasil yang begitu luar biasa😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai hai. Iyes. Semuanya bisa dijalanin kok, asal ada KOMITMEN. Satuin persepsi antara kamu dan pacarnya. Kita jadi orang yang masuk dalam kehidupan kedinasan harus punya toleransi yang lebih dan kemauan untuk belajar banyak hal.

      Good luck ya :))

      Delete
  34. Trus yg katanya tes tntg ppkn gitu gimana kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, bukan PPKN dek. Tp lebih ke pertanyaan seputar bangsa dan negara Indonesia. Kalau kamu memang orang Indonesia yg menghargai sejarah bangsa dan 4 pilar kebangsaan pasti kamu bisa jawab.

      Delete
  35. Ada minimal umur/pendidikan ga sih ka buat calon istri TNI?

    ReplyDelete
    Replies
    1. So far yang aku tau pendidikan minimal SMU, supaya pemikirannya bisa seimbang. Kalau umur sih saran aku better selesaiin dulu sekolah, lalu kuliah baru menikah.

      Delete
  36. Ijin mbak membaca tulisan mbak kami jadi flaskback pada saat pengajuan beberapa bulan yg lalu, sama percis dgn yg mbak tuliskan . Penuh perjuangan tapi akhirnya bangga bisa melewati itu semua dan kami jd sangat menghargai arti pernikahan karena sulitnya double dibanding persiapan pernikahan pada umumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengalaman yg sangat berharga ya. Trs gmn ceritanya udh jd Persit hihihihi. Seru yaaa

      Delete
  37. Mohon Ijin Ibu "Bismillah Pasti bisa melalui semua tahapannya, Terima Kasih Artikelnya sangat membantu, terarah dan jelas :) Usaha tidak akan menghianati Hasil kalau kita berusaha hasilnya pun akan manis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti bisa kalau kt ada kemauan dan kesungguhan. Terima kasih ya sudah mampir :*.

      Delete
  38. aku juga mau urus nikah dengan TNI kak... Tapi Orangtuaku udah meninggal semua untuk dokumen yang bersangkutan dengan orang tua gimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba deh ditanyakan sama calon suaminya, krn beda satuan beda jg aturannya. Salah satu berkas yg dilampirkan itu surat keterangan sdh meninggal dunia, sisanya saya kurang paham.

      Delete
  39. Apakah calon istri tentara harus sarjana ?

    ReplyDelete
  40. Ijin bu,mksh atas infonya,,kebetulan calon sy dri tni juga in shaa Allah bulan kami pengajuan,,biasanya prosesnya brp lama?trm kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
    2. Hai hai, terima kasih sudah mampir. Untuk proses itu ngga bisa dipastikan ya, semua tergantung kelengkapan surat, dsb dan pejabat yang berwenang ada di tempat atau tidak.

      Delete
  41. Boleh kah TNI menikah dgn beda agama? Sama2 tetap mempertahankan agama nya masing2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau nikah beda agama lalu ngga ada yang mau mengalah, kenapa harus dipaksakan menikah? Lalu anaknya nanti ikut siapa? Lalu apa fungsinya laki - laki sebagai pimpinan dalam keluarga?

      Delete
  42. Hai ka:)
    Aku udh baca blog kaka tentang persyaratan untuk jadi calon istri tentara, oiia ka aku mau tanya untuk jadi calon istri tentara itu harus ada keturunan keluarga dari tentara juga gasi ka? Terimakasih sebelumnya ka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai hai. Untuk nikah dengan TNI tidak harus ada keturunan tentara juga kok.

      Delete
  43. Seru juga baca ttg persyaratan menikah dgn tni.
    Btw yaa mba, sedikit sharing n nanya yaa mba. saya khan janda cerai lalu pasangan kita Tni Au duda ditinggal meninggal.
    Apakah ada syarat syarat yg lainnya...
    Apalagi kita berlainan daerah/tempat tinggal...
    Repot ga yaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kurang tau ya mba ttg persyaratan lainnya untuk yang menikah dengan janda (cerai) di TNI AU, silahkan ditanyakan kepada pacarnya. Nikah sama militer pasti repot mba. Bisa dibaca diatas kan, prosesnya panjang dan butuh waktu (lama).

      Delete
  44. Hai ka...
    Cerita sedikit dong ka, suka dukanya jadi istri prajurit ka? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, ceritanya lagi disiapin. Coz aku belum sempet2 kumpulin foto - fotonya. Stay tune aja ya hihihi. Terima kasih kembali :))

      Delete
  45. Pagi Bu.
    Terkait dg tulisan ibu, Alhamdulillah sy jd tercerahkan. Berarti awalnya harus belajar serius dan g boleh banyak becanda ketika menghadap ya Bu. Sulit apa tdk Bu ketika harus menghafal pejabat-pejabat. Bagaimana trik buat bisa menghafal Bu?

    Sy juga mau tanya lg Bu terkait aturan di militer. Hal apa saja yg g boleh di update di sosmed? Makasih Bu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah, terima kasih.

      Hehehe, yang kamu hadapi adalah pimpinan/atasan calon suami, masa iya mau becanda??? hehe.

      Delete
  46. Saya masih slta, tapi saya pacaran sama anak yg sekolah tni. Saya kadang searching sana sini ttg gimana ajaaja cara2nya. Tapi semuanya emang ribett😢 dan iya bu, saya mau tanya. Itu ijazah nya apa harus ada ijazah universitas nya? ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kamu lulusan SMA ya cantumkan ijazah SMA saja. Ijazah yang dilampirkan menyesuaikan dengan pendidikan terakhir.

      Delete
  47. Ijin mba,
    Lagi nyari-nyari di google, persiapan apa saja yang di butuhkan untuk menikah dgn TNI,
    Mampir~~
    Hal yg mba alami, baru seper emprit yang aku jalanin,
    Aku ngurus data administrasi kadang suka kesel, kenapa seribet ini..
    Ijin ke kantor buat ngurus ini itu, sampe pada nanyain kok seribet itu.
    Berasa jalan di tempat, mau nanya sana sini tapi yang di tanya juga gak paham #curcol
    Tau gak mba, tulisan mba aku screenshot dong, habisan aku gemes kayanya yang aku lakuin malah ke balik balik alurnya 😭
    Wajib kah mba ngehafalin lagu hymne Persit? Kalo gak terlalu hafal gimana mba, ga di gagalin kan nikah nya..
    Trs untuk PSK, aku tuh bingung harus beli PSK Semiwol atau Pusat, jujur aku gak sempet ke tkg jahit😭 aku rencana beli jadi di online mba, mba mohon arahannya😭 huhu
    Tulisan mba membuat secercah harapan😭💓

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diatas saya sudah sampaikan loh kalau ngga mudah jadi istri prajurit. Kalau baru mengurus administrasi saja sudah kesel, gimana menjalani kehidupan kedepannya ??? Saya sudah tulis kalau jadi istri tentara tidaklah mudah.

      Saya sudah sampaikan juga diatas, beda satuan, beda wilayah, beda pimpinan bisa beda juga caranya.

      Tentang PSK, dsb. Kamu bisa diskusi sama calon suami dan tanya sama senior/letting yang sudah terlebih dahulu mengajukan nikah di satuan yang sama. Good luck.

      Delete
  48. hai kak

    Makasih info nya, rencana saya mau mengajukan bulan depan doain ya semoga lancar..
    saya mau tanya kalo saya dan calon saya beda pulau kira2 berpa lama ya ngurus nya

    terimaksih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai there, good luck ya. Semoga lancar semua proses pengurusannya. Untuk lamanya saya tidak tau ya, krn beda satuan beda kebijakannya. Harusnya kamu tanyakan sama calon suami yg lbh paham ttg kondisi di satuannya :))

      Delete
  49. Mohon Ijin Bu. Kalau memakai jilbab, apa boleh mengenakan kaos kaki polos warna kulit? Karena kebanyakan yang berjilbab tidak memakai kaos kaki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin tidak memakai krn tidak nyaman / tidak tau.
      Boleh pakai kaos kaki polos warna kulit :))

      Delete
  50. Mohon ijin kak,,
    Info dari kakak bikin saya ada percerahan,, ini lagi persiapan buat pengajuan,,masih awal2 cari surat2 belom kerasa ribetnya,, minta doanya semoga lancar yaa,, baca postingan kakak bikin saya harus semangat!!
    Trimakasih, sangat bermanfaat :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir :)). Hayo, jangan merasa ribet. Semua prosesnya akan jadi kenangan indah kok hihihihi. Selalu semangat. Semoga lancar pengajuan dan pernikahannya.

      Delete
  51. Mb, kalau jadi ibu persit dan memilih memakai jilbab syar'i apakah melanggar aturan? Karena saya sudah terbiasa menggunakan jilbab yg menutup dada dan saya tidak akan meninggalkan itu. Masukannya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak ibu2 yang sehari - hari menggunakan jilbab syar'i. Tapi ketika menggunakan seragam Persit, mereka menyesuaikan dengan model pakaian sesuai aturan. Saya pernah mendengan ada wacana ttg jilbab Persit syar'i, tapi saya kurang tau realisasinya bagaimana.

      Delete
  52. Subhannallah, panjang bener ya perjalanannya baru mau jadi istri TNI. Harus siap secara fisik, kognitif, dan keterampilan juga nih. Aku sing nggak berharap jadi istri TNI karna aku tau pasti sangat sulit dan panjang perjalanannya untuk menikah dengan TNI. Tapi ortu ku pernah bilang, nikah sama TNI itu lebih terhormat. Jadi aku penasaran sama alur pernikahan TNI, trnyata ribet juga hehehehe. Salut buat kakaknya yg sudah jadi istri perwira TNI. Semoga langgeng terus. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terim kasih sudah mampir. Hehehe, berdoa aja dek. Allah pasti kasih jodoh yang terbaik sama kita. Dia yang maha tau siapa yang sepadan dengan kita.

      Delete
  53. Ijin sharing ya kak...
    Pacar saya seorang perwira, dan saya pengusaha.. Kira kira misal nanti sudah menikah apa harus saya ikut menemani suami ditempat rumah dinasnya di kota A? Sedangkan bisnis saya di rumah kota B? Mungkin kak ros bisa memberi pencerahan hehe...
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai hai. Mhhh, ngga hanya ketika menikah dengan TNI ya, tapi idealnya pernikahan itu suami dan istri ada disatu atap, satu rumah dan menjalahi kehidupan pernikahan bersama - sama.

      KECUALI saat tertentu misalnya suami harus sekolah atau berdinas keluar kota atau keluar negeri selama beberapa bulan.

      Tapi itu kembali lagi ke satuan masing2. Saya TIDAK BISA kasih jawaban yg fix, karena beda kesatuan beda pula kebijakannya.

      Delete
  54. mohon ijin bertanya.
    apakah seorang Bintara baru bisa mengajukan nikah stlh naik pangkat atau bgmn ya bu?
    terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku kurang tau ya kalau pengajuan Bintara bagaimana, KALAU NGGA SALAH setelah naik pangkat pertama deh kayaknya.

      Delete
  55. Kk boleh tanya ndak? Apakah ada tes kerohanian dan agama dicantumkan saat ingin menjadi ibu persit..karena pernah ada yang bilang kalo ada tes agama nya gitu
    Mohon dijawab kk bener apa tidak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung agamanya ya. Saya beragama Kristen dan waktu itu saya tidak melalui tes. Tapi mungkin untuk yang beragama Islam ada tes-nya.

      Delete
  56. Hai mbk saya lagi bingung nih,,,saya hanya lulusan SMP tapi saya lagi proses pengajuan mengurus berkas buat menikah,saya takut nanti ditengah pengurusan berkas saya tidak bisa melanjutkannya karna ijazah saya hanya SMP

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf, saya tidak bisa menanggapi komentar mba. Karena rata - rata pengaju nikah yang saya tau melampirkan ijasah SMAnya. Tapi semoga pengajuannya lancar.

      Delete
  57. Luar biasa sekali informasinya bu, ijin bertanya diatas tadi ada aturan pemakaian PSK, jika yang berhijab setau saya ketentuannya hijab tersebut harus dimasukan kedalam baju ya bu? Namun apabila dia yang memegang prinsip agama untuk menggunakan hijab yang panjangnya menutupi dada kira2 apakah itu ada toleransi bu? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sudah pernah jawab di comment sebelumnya, coba dicek lg. Intinya belum ada ketentuan hijab syar'i untuk Persit. Jd semua menyesuaikan dgn aturan yg ada.

      Delete

Terima kasih sudah mampir ke www.ROOSVANSIA.com, silahkan tinggalkan pesan atau pertanyaannya. So sorry kalau comment yang berisi promosi website, jualan, dsb akan langsung masuk ke SPAM.

Have a great day.

You May Also Like
Back
to top