Thursday, February 23, 2017

Charm Extra Dry yang Mengerti Aku


Untuk yang pertama kali aku akan sharing sama kamu tentang pembalut yang biasa aku pakai. Kenapa? Kok bahasannya tentang pembalut? Karena menurut aku memilih pembalut itu sebenernya bukan hal yang gampang dan ngga bisa sembarangan. Sama aja kayak ketika kita memilih pakaian dalam, banyak hal yang jadi pertimbangan.

Ih, kok ribet banget sih milih pembalut doang, sepenting itu kah?

Friday, February 10, 2017

Ichitan Yen Yen. Bikin Pedes Jadi Nyes Nyes


Di dekat rumah aku sekarang ini ada ibu Budi penjual ayam penyet dan pecel. Pecelnya enakkk dan seger, sayurnya hijau - hijau dan pedesnya enak. Trus sambal ayam penyetnya itu puweduesssssss mantap. Selama sebulan pertama ibu Budi jualan, aku makan ayam penyetnya hampir setiap hari karena enaknya pooolll. Pada dasarnya aku ngga terlalu suka makanan yang pedas, tapi entah kenapa aku doyan banget makan sambalnya ibu Budi ini, walaupun abis itu bibirnya jadi merah dan huh hah huh hah karena kepedesan.

Ngeliat aku jadi doyan pedes gini abang jadi males beliin lagi hihihihi, soalnya aku kayak ngga tahan pedes banget tapi maksain. Ya udah aku jadi belinya diem - diem dan makannya pas ngga ada abang hihihihihii.

Sebel juga sih sebenernya kalau makan yang pedes - pedes trus rasa cabenya awet banget di mulut. Rasanya pengennya pedesnya bisa hilang seketika dan yang tinggal enaknya aja. Konon kata orang minum air hangat biar panasnya cepet hilang. Bzzzzzz. Bad idea! Makin ngga enak mulutnya. Tapi kalau minum air es pedesnya hilang seketika aja gitu trus udahannya juga pedes lagi, malah makin pedes.

Mhhh, jadi gimana dong?

Monday, January 30, 2017

Show Cooking Cherry & Summer Fruits Australia with Chef Yuda Bustara


chef yuda bustara; victorian government; show cooking; cherry australia; summer fruit australia; brett stevens

Setelah menikah, banyak hal baru yang harus aku lakukan. Dari melakukan pekerjaan rumah tangga, kegiatan Persit yang cukup banyak, termasuk juga menghadiri jamuan makan malam sahabat - sahabat pak suami, dan menyempatkan waktu untuk menulis blog tentunya. 

Padatnya aktifitas jadi membuat aku lebih mudah lelah.  Habis lari lalu main tenis lalu latihan paduan suara, besoknya pas bangun itu badan rasanya kayak abis digebukin hihihiihi. Sakit. Sementara life must go on. Aku punya tanggung jawab yang harus aku lakukan dan selesaikan.

Mhh, jadi gimana ya solusinya?

Ngga ada yang lain, selain : "Aku butuh asupan makanan yang lebih, yang sehat (dan juga enak tentunya) dan mengandung banyak vitamin. So, aku mulai dengan konsumsi buah - buahan setiap hari. Buah naga, melon, kiwi, jambu biji, pisang, apel, anggur, dll jadi sahabat baikku selama ini.

Tapi kadang makan buah gitu aja tuh bosen ya, aku pengen juga konsumsi buah dengan bentuk lain. Tapi ngga ada ide gimana bikinnya dan enaknya buah apa diolah dengan apa ya? Nah, kebetulan banget aku diundang Victoria State Government untuk lihat show cooking oleh Chef Yuda Bustara yang mau masak berbagai hidangan dengan menggunakan bahan dasar buah - buahan segar dari Australia. YAY!

Victoria State Government

Pemerintah  Negara Bagian Victoria, Australia kembali mencanangkan kampanye tahunan yang bertajuk Now! in Season. Pada kesempatan kali ini, buah - buahan asal Autralia diperkenalkan melalui acara cooking show. Kampanye ini bertujuan untuk memperkenalkan buah - buah asli asal Australia yang terkenal dengan kelezatannya, kesegaran, serta kualitas yang tinggi. Buah - buahan yang diperkenalkan ini memang sedang musim pada bulan ini, diantaranya buah cherry dan juga summer fruits seperti peach, apricots, nectarine dan plums).

chef yuda bustara; victorian government; show cooking; cherry australia; summer fruit australia; brett stevens

Turut serta dalam acara itu ada Mr. Brett Stevens, Komisioner Victoria untuk Asia Tenggara. Mr. Brett menyampaikan bahwa jarak antara Australian dan Indonesia cukup dekat sehingga waktu yang diperlukan untuk mengirimkan buah - buahan ini lebih singkat dibandingkan jika dikirim dari negara lain.

Buah - buahan dari Australia ini juga memiliki kualitas terbaik dan aman untuk dikonsumsi. Begitu buah siap untuk dipanen, buah langsung dikemas dan dikirim ke Indonesia. Jadi buah yang kita konsumsi itu adalah buah - buah baru yang umurnya sekitar semingguan setelah dipetik. Jadi ngga perlu takut lagi kalau vitamin dalam buah yang akan kamu konsumsi itu rusak selama penyimpanan dan pengiriman.

Sunday, January 22, 2017

Sisterpuccino Date Out with Minyo & Lippie Lust



Hai hai, aku kembali lagi setelah beberapa minggu ini tidak menulis sama sekali hihihihihi. Jadi pengantin baru ternyata ngga mudah loh ya, banyak penyesuaiannya hihihihi. Aku masih sibuk berberes ini itu, trus trus kalau ada waktu senggang bukannya nulis tapiiiii hunting dimana ada daftar harga Xiaomi karena pak suami mau ganti smartphone dan beliau ngga bisa lari ke lain hati, kalau udah satu brand itu ya udah itu aja (hahahaha *setiaaaa ya).

Setelah mengumpulkan energi dan semangat untuk nulis, "lahirlah" tulisan pertamaku di Januari 2017 ini tentang cerita perjalananku ke Bandung beberapa bulan lalu dalam rangka jadi MC di acara gatheringnya Makeupuccino, Sisterouccino Date Out. Untuk kamu yang sudah sering baca blog aku atau intip Instagram aku (@roosvansiaaa) pasti udah familiar banget deh sama yang namanya Makeupuccino, online shop favorite kita sepanjang masa *eaaaaaah.


Gathering ini adalah acara pertama yang diselenggarakan oleh Makeupuccino, yang tujuannya memang mau ketemu langsung dan sharing sama para pencinta makeup yang juga langganan Makeupuccino. Acaranya sendiri diselenggarakan di Bandung, tepat di lokasi offline storenya Makeupuccino di Jl. Cisangkuy No. 68.

SO EXCITED!

Bandung oh Bandung, kota yang selalu menyenangkan untuk dikunjungi. Udaranya yang adem, banyak lokasi untuk jalan – jalan dan yang paling penting juga adalah banyak lokasi untuk makan hihihihihi. Oia, kota Bandung juga yang mempertemukan aku dengan pujaan hati *eciyeh hihihhi. That’s why kamu yang masih mendambakan pujaan hati harus sering – sering main ke Bandung ya.

Wednesday, December 14, 2016

Bio Oil VS Glue Gun


Mungkin kamu bingung dengan apa hubungannya Bio Oil dengan glue gun sampe aku kasih judul Bio Oil VS Glue Gun?? Nah, jadi begini ya ceritanya hihihihihi. Bulan April - September 2016 lalu aku sibuk sekali dengan persiapan lamaran, pertunangan dan pernikahan. Ya beli inilah, beli itulah, siapin ini dan itu. Pokoknya rempong, riber, capek lengkap jadi satu.

Kerempongan terjadi saat aku mulai hunting - hunting sepatu untuk pertunangan. Emang dasarnya aku "banci blink - blink", jadi pengen semuanya serba blink - blink. Tapi apa daya berbagai sepatu yang dicoba kurang pas dipakai, trus kalaupun ada itu harganya ngga masuk akal.

Jadi, cara yang paling gampang untuk mendapatkan yang aku mau adalah dengan DIY (Do It Yourself), alias BIKIN SENDIRI cyinnn hihihiihi. Lalu aku memutuskan untuk membeli sepasang sepatu dengan aksen tali - tali warna silver dan berniat memasangkan berbagai macam kristal tempel biar sepatunya makin cantik.

You May Also Like